Viral Kucing Dilempar dari Lantai 5 Rusunawa Probolinggo hingga Mati Mengenaskan

Aksi penganiayaan terhadap seekor kucing terekam kamera CCTV.

oleh HermawanDiterbitkan 13 Oktober 2026, 13:08 WIB
Tangkapan layar pelemparan anak kucing dari lantai 5 rusun di Probolinggo. (Liputan6.com/ Dok Ist Warga)

Liputan6.com, Probolinggo - Aksi penganiayaan terhadap hewan kembali memicu gelombang kemarahan publik. Melly, seekor anak kucing yang baru berusia empat bulan, tewas menggenaskan usai diduga dilempar oleh seorang pria dari lantai 5 Rusunawa Bayuangga, Kota Probolinggo. Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik insiden tragis tersebut viral di media sosial dan memancing kecaman luas.

​Peristiwa tersebut bermula saat pelaku berinisial ANG disinyalir emosi lantaran Melly membuang kotoran di dalam kamar rusunawanya. Berniat melempar kucing itu ke arah balkon, aksi gegabah ANG justru membuat anak kucing tak berdaya tersebut melayang dan jatuh menghantam area parkir di lantai dasar.

​Bagi keluarga pemiliknya, kematian Melly bukan sekadar kehilangan hewan peliharaan. Nafiah, sang pemilik, mengaku sangat terpukul karena telah merawat Melly sejak masih berada di dalam kandungan induknya.

​"Sebetulnya kucing saya tidak pernah keluar rumah, tapi saya tidak tahu kenapa saat kejadian dia ada di luar. Sangat sedih melihatnya mati seperti itu," tutur Nafiah dengan nada pilu, Selasa (13/10/2026).

​Dampak emosional paling berat dirasakan oleh Putri, anak Nafiah. Melly adalah teman bermain sehari-harinya sejak kecil. Sejak kepergian anak kucing kesayangannya itu, Putri tak berhenti menangis. Bahkan sepulang sekolah, ia menyempatkan diri mendatangi pusara Melly untuk menyiram air dan menabur bunga.

​"Sedih sekali, aku menangis terus karena biasanya selalu main sama Melly," ungkap Putri lirih.

​Aksi brutal ini memantik kemarahan Komunitas Pecinta Kucing Probolinggo. Perwakilan komunitas, Nasrul Fatah, mengecam keras tindakan pelaku yang dinilai sangat tidak manusiawi.

​"Kami sangat resah dan geram dengan perbuatan pelaku. Terlebih kejadian ini sudah viral. Seharusnya pelaku bersikap gentleman untuk meminta maaf secara terbuka, baik kepada pemilik maupun kepada publik," tegas Nasrul.

​Kasus ini kini telah masuk dalam penanganan pihak kepolisian. Anggota Polsek Kademangan telah turun ke lokasi kejadian di Rusunawa Bayuangga untuk menggali keterangan dari para saksi dan pemilik kucing.

​Meski demikian, saat petugas tiba di lokasi, pelaku ANG tidak berada di tempat dengan alasan sedang bekerja. Hingga Senin siang, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus ini dan menghimpun keterangan dari berbagai pihak untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya