Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi prioritas. Prabowo pun mengirimkan 200 alkon atau mesin pompa air sentrifugal portabel yang digerakkan oleh mesin pembakaran berbahan bakar solar untuk menangani karhutla di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya Taman Nasional Tanjung Puting.
Awalnya, Prabowo menerima laporan dari Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen Zainul Arifin bahwa karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting menjadi perhatian dunia. Sehingga, kata dia, penanganan karhutla di Tanjung Puting harus menjadi prioritas.
Advertisement
"Sampai saat ini, hari ini saja ada 247 wisatawan mancanegara, Bapak, yang ada di wilayah Tanjung Puting. Sampai dengan saat ini, tahun ini sudah 66.000 wisatawan mancanegara. Oleh karena itu, memang kita harus fokus untuk memberantas karhutla ini," kata Zainul saat rapat penanganan karhutla yang dipimpin Prabowo, disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (13/10/2026).
Menurut dia, penanganan karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting memiliki sejumlah kendala. Mulai dari, lokasi kebakaran yang tersebar, berada di kawasan rawa, banyak binatang buas, hingga sulit dijangkau kendaraan.
"Bukan hanya orangutan saja Bapak yang ada di dalam, itu masih banyak binatang-binatang buas, Bapak, termasuk buaya itu juga masih ada, ular, dan sebagainya. Oleh karena itu memang ini menjadi perhatian sendiri, Bapak, untuk masuk ke sana itu mesti hati-hati," tuturnya.
Zainul lantas melaporkan bahwa kebutuhan utama di lapangan adalah pompa air berukuran kecil untuk mendukung pemadaman. Saat Zainul menyampaikan kebutuhan sekitar 50 pompa air, Prabowo langsung memutuskan untuk memberikan dukungan dalam jumlah lebih besar.
"Berapa kau butuh pompa air? 50? Saya kirim 200," kata Prabowo.
"Apa lagi kau butuh?" sambungnya.
Selain pompa, Zainul juga menyampaikan kebutuhan tim pengeboran air karena karakteristik kawasan rawa memungkinkan sumber air diperoleh dengan pengeboran sekitar 10 hingga 15 meter. Prabowo kemudian memberikan dukungan untuk pembuatan 200 titik bor air dengan anggaran Rp 2 miliar.
"Saya kirim Rp 2 miliar, 200 titik," jelas Prabowo.
"Terima kasih, Bapak. Nanti kita berdayakan juga masyarakat untuk bantu untuk membuat bor air tersebut," tutur Zainul.
Prabowo memberikan apresiasi serta semangat kepada para petugas di lapangan dalam penanganan karhutla. Dia meminta para pejabat daerah segera menyampaikan hal-hal yang dibutuhkan untuk penanganan karhutla.
"Ya, terima kasih. Selamat bekerja, selamat berjuang, dan kalau ada kebutuhan, kalau ada keperluan, apa yang kau butuh, sampaikan, ya. Ini prioritas sangat utama bagi kita. Kita harus segera atasi ini. Dan kita harus mencegah ke depan. Nanti kampanye kita, strategi kita harus masif, komprehensif, menyeluruh, dan bersifat pencegahan," pungkas Prabowo.