Manchester United Akui Transfer Musim Panas Tak Maksimal

Manchester United dikabarkan mengevaluasi bursa transfer musim panas setelah gagal merekrut target utama dan mengawali musim dengan hasil mengecewakan.

oleh Naila AdzkhiaDiterbitkan 13 Oktober 2026, 21:00 WIB
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, bertepuk tangan memberikan apresiasi terhadap tim dan pendukung di Old Trafford setelah kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK pada laga matchday pertama Liga Champions 2026/2026, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan sudah mengakui aktivitas transfer klub pada musim panas belum berjalan sesuai harapan. Menurut laporan The Sun yang dikutip Sports Mole, petinggi klub secara internal menyadari skuad Michael Carrick belum mendapatkan tambahan kekuatan yang memadai.

Situasi tersebut mencuat setelah Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur di Old Trafford, Minggu (11/10/2026). Bryan Mbeumo membawa Setan Merah unggul sebelum Dominic Solanke mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir pertandingan.

Hasil itu membuat Manchester United baru meraih satu kemenangan dari enam pertandingan pertama Premier League 2026/2027. Catatan tersebut menjadi awal terburuk klub di kasta tertinggi sepak bola Inggris dalam empat dekade terakhir, sekaligus menambah tekanan terhadap Carrick.

Manchester United juga tersingkir dari Piala Liga Inggris setelah kalah dari Brighton & Hove Albion pada putaran ketiga. Brighton menjadi tim pertama yang mampu menang di Old Trafford setelah tertinggal dua gol sejak 1976. Setelah empat pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi, Setan Merah kini harus bertandang ke markas Atletico Madrid di Liga Champions.


Manchester United Kehilangan Target Utama

Elliot Anderson resmi gabung Manchester City dari Nottingham Forest pada bursa transfer musim panas 2026. (Dok. X @ManCity)

Setelah mengeluarkan lebih dari 200 juta poundsterling untuk mendatangkan Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Bryan Mbeumo pada 2025, Manchester United mengalihkan fokus ke lini tengah menjelang musim 2026/2027. Kepergian Casemiro turut mendorong klub untuk mencari tambahan pemain di sektor tersebut.

Namun, upaya Setan Merah tidak berjalan sesuai rencana. Menurut laporan The Sun yang dikutip Sports Mole, Manchester United gagal mendapatkan Elliot Anderson yang bergabung dengan Manchester City dan Mateus Fernandes yang memilih Tottenham Hotspur. Kegagalan merekrut kedua pemain tersebut membuat MU harus mempertimbangkan alternatif lain untuk memperkuat lini tengah.


Beralih ke Alternatif yang Lebih Terjangkau

Youri Tielemans, Manchester United. (Dok. X @ManUtd)

Setelah gagal mendapatkan dua target utamanya, Manchester United dikabarkan mengalihkan perhatian ke opsi lain untuk memperkuat lini tengah. Andrey Santos dan Youri Tielemans menjadi pilihan klub, meski keduanya disebut berada jauh di bawah daftar prioritas awal Setan Merah.

Keputusan tersebut kini menjadi sorotan di tengah performa Manchester United yang belum memuaskan pada awal musim. Laporan itu menyebut bahwa petinggi klub secara internal mengakui bahwa aktivitas transfer musim panas belum cukup memperkuat skuad Michael Carrick. Kondisi tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai strategi perekrutan MU, terutama dalam memenuhi kebutuhan di lini tengah.


Kualitas Rekrutan Lini Tengah Dipertanyakan

Youri Tielemans resmi ke Manchester United dari Aston Villa. (Dok. manutd.com)

Keputusan Manchester United memilih Youri Tielemans sebagai salah satu alternatif di lini tengah turut menjadi sorotan. Gelandang asal Belgia itu mulai memasuki fase akhir kariernya di level tertinggi dan mengalami kesulitan menghadapi tuntutan fisik Premier League, terutama ketika tidak didampingi Boubacar Kamara. Padahal, Tielemans sebelumnya memiliki peran penting di Aston Villa di bawah asuhan Unai Emery.

Sementara itu, Andrey Santos juga dinilai belum tentu bisa langsung memenuhi kebutuhan Manchester United. Sports Mole menyoroti bahwa gelandang asal Brasil tersebut belum pernah benar-benar mengamankan posisi reguler di tim utama Chelsea. Karena itu, harapan agar Santos langsung menjadi solusi bagi persoalan lini tengah Setan Merah dinilai terlalu optimistis.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya