PLN Batam Pulihkan Pasokan Listrik Setelah Gangguan Awal Pekan

PLN Batam mengungkapkan indikasi awal yang menyebabkan pemadaman listrik di Batam pada Senin, 12 Oktober 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 13 Oktober 2026, 09:50 WIB
Ilustrasi petugas PLN periksa sistem kelistrikan. (Dok PLN Batam)

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengungkapkan indikasi awal terjadinya gangguan pemadaman listrik pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 06.37 WIB dipicu masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan.

PLN memastikan telah memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan terdampak di Kota Batam, menyusul gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman meluas.

Mengutip Antara, Selasa, (13/10/2026), Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam Rudi Antono menuturkan, pemulihan sistem ini merupakan hasil kerja intensif seluruh tim teknis dan operasional yang terus melakukan penormalan sistem kelistrikan secara bertahap.

“Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah,” ujar dia dikutip dari Antara.

Ia mengatakan penyebab pasti gangguan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh tim teknis dan pihak berwenang.

Ia menuturkan, proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin malam, 12 Oktober 2026.

Seluruh gardu induk dan jaringan transmisi terdampak telah berhasil dinormalkan, diikuti dengan pemulihan jaringan distribusi hingga pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak di Kota Batam kembali menyala.

“Pemulihan dilakukan melalui tahapan teknis yang terukur, mulai dari pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi. Seluruh proses turut dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keselamatan, kestabilan, dan keandalan sistem kelistrikan,” ujar dia.

 

PLN Batam Tetap Siagakan Petugas Teknis dan Operasional

Pada Selasa pukul 4.00 pagi, 98% kelistrikan pelanggan sudah menyala, dan 99% beban padam telah menyala. Selain itu, 100 % kelistrikan untuk gardu induk dan transmisi di Kota Batam sudah kembali operasional.

Meski pasokan listrik telah kembali normal, PLN Batam tetap menyiagakan petugas teknis dan operasional untuk memantau kondisi sistem serta memastikan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

Selain memastikan pemulihan pasokan listrik, PLN Batam juga berkomitmen memenuhi hak pelanggan atas mutu pelayanan.

“Apabila gangguan yang terjadi melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang diperjanjikan, PLN Batam akan memberikan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Rudi.

 

Pelanggan Dapat Kompensasi

Bagi pelanggan reguler, kompensasi diberikan sebesar 10% dari biaya beban bulanan, mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017.

Sementara itu, bagi pelanggan layanan keandalan, kompensasi diberikan sebesar 15% hingga 25% dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL) sesuai dengan jenis layanan keandalan yang diperjanjikan.

Kompensasi akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya, tanpa perlu pengajuan klaim dari pelanggan.

PLN Batam menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengapresiasi kesabaran, pengertian, dan dukungan seluruh masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya