Galatasaray vs Barcelona: Fakta dan Statistik Jelang Duel di Rams Park

Galatasaray vs Barcelona tersaji pada matchday 2 Liga Champions 2026-27. Simak fakta, statistik pertemuan, dan rekor kedua tim.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 13 Oktober 2026, 05:05 WIB
Penyerang asal Spanyol yang membela Barcelona, ​​Lamine Yamal (nomor punggung 10, tengah), merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara FC Barcelona dan Feyenoord di Stadion Camp Nou, Barcelona, ​​pada 10 September 2026. (Lluis GENE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Galatasaray akan menjamu Barcelona pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026-27. Laga Galatasaray vs Barcelona berlangsung di Rams Park, Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB.

Kedua klub memiliki sejarah pertemuan yang cukup panjang di kompetisi Eropa. Barcelona unggul dalam catatan keseluruhan dengan enam kemenangan dari 10 pertemuan, sementara Galatasaray hanya sekali menang.

Pertandingan kali ini juga mempertemukan dua tim dengan catatan berbeda di Liga Champions. Galatasaray masih mencari kemenangan setelah kalah dari Sporting CP pada matchday pertama, sedangkan Barcelona mengawali fase liga dengan kemenangan besar 5-1 atas Feyenoord.


Barcelona Unggul Dalam Rekor Pertemuan

Gelandang Barcelona Pablo Gavira 'Gavi' berebut bola dengan bek Galatasaray Patrick van Aanholt pada leg kedua 16 besar Liga Europa di NEF Stadyumu, Jumat (18/3/2022) dini hari WIB. Hasil Galatasaray vs Barcelona berakhir dengan skor 1-2. (AP Photo)

Barcelona telah menghadapi Galatasaray sebanyak 10 kali di kompetisi UEFA. Blaugrana meraih enam kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya sekali kalah.

Satu-satunya kekalahan Barcelona terjadi pada November 1994. Galatasaray menang 2-1 di kandang, sementara pelatih Gala saat ini, Okan Buruk, masuk sebagai pemain pengganti ketika timnya tertinggal 0-1.

Pertemuan terbaru kedua klub terjadi pada babak 16 besar Liga Europa 2021/22. Setelah bermain 0-0 di Spanyol, Barcelona menang 2-1 di Turki melalui gol Pedri dan satu gol lainnya.


Rekor Kontra Klub Spanyol dan Turki

Gelandang Galatasaray, Berkan Kutlu (kiri) berebut bola dengan penyerang Barcelona, Adama Traore selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Europa di stadion Camp Nou di Barcelona (11/3/2022). Barcelona bermain imbang atas Galatasaray 0-0. (AFP/Lluis Gene)

Galatasaray memiliki catatan kurang baik ketika menghadapi klub asal Spanyol. Mereka hanya sekali menang dalam 22 pertandingan terakhir melawan tim Spanyol, dengan enam hasil imbang dan 15 kekalahan.

Barcelona justru memiliki rekor kuat menghadapi klub Turki. Mereka tidak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir, dengan tujuh kemenangan dan dua hasil imbang.

Enam pertandingan terakhir Barcelona melawan klub Turki seluruhnya menghadapi Galatasaray. Menariknya, Barcelona juga memenangi empat laga tandang terakhir mereka melawan klub Turki.


Statistik Liga Champions Kedua Tim

Penyerang asal Spanyol yang membela Barcelona, ​​Lamine Yamal (nomor punggung 10), menendang bola dalam pertandingan hari pertama putaran pertama Liga Champions UEFA antara FC Barcelona dan Feyenoord di Stadion Camp Nou, Barcelona, ​​pada 10 September 2026. (Josep LAGO/AFP)

Galatasaray belum menang dalam lima pertandingan terakhir pada fase liga Liga Champions, dengan satu imbang dan empat kekalahan. Namun, rekor mereka di kandang jauh lebih baik karena hanya sekali kalah dalam 11 pertandingan Eropa terakhir, dengan tujuh kemenangan dan tiga imbang.

Ada satu statistik menarik dari laga Galatasaray. Tidak satu pun dari 40 pertandingan terakhir mereka di kompetisi UEFA berakhir tanpa gol.

Barcelona juga memiliki catatan serupa. Tidak satu pun dari 44 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions berakhir 0-0, sementara 31 laga terakhir menghasilkan total 141 gol, atau rata-rata 4,55 gol per pertandingan.

Barcelona juga belum mencatat clean sheet dalam 16 pertandingan terakhir di Liga Champions. Raphinha menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak dua gol pada matchday pertama melawan Feyenoord.

Dua gol tersebut membuat koleksi Raphinha menjadi 21 gol di Liga Champions, seluruhnya tercipta dalam 24 penampilan terakhirnya setelah gagal mencetak gol dalam 10 laga pertamanya.

Lamine Yamal juga mencetak gol ke gawang Feyenoord. Pemain muda Barcelona itu kini memiliki 12 gol di Liga Champions saat masih berusia remaja, hanya terpaut satu gol dari rekor Kylian Mbappe.

Sumber: UEFA.com


Klasemen

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya