Jemaah Umrah Indonesia Dikabarkan Aman, Kemenhaj Minta Tetap Waspada

Jemaah umrah Indonesiadi Arab Saudi diminta tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 12 Oktober 2026, 22:31 WIB
Umat Muslim melaksanakan Tawaf mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram, Makkah. (Abdulghani BASHEER/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan belum ada jemaah umrah Indonesia yang terdampak langsung oleh perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Pemerintah pun mengimbau jemaah yang berada di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan selama menjalankan ibadah.

Kemenhaj menegaskan keselamatan jemaah umrah Indonesia menjadi prioritas utama pemerintah. Hingga saat ini, seluruh rangkaian ibadah dilaporkan berjalan sebagaimana mestinya.

Untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, Kemenhaj mengimbau jemaah yang saat ini berada di Arab Saudi agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta memfokuskan kegiatan pada pelaksanaan ibadah di Makkah dan Madinah.

Jemaah juga diminta membatasi perjalanan yang tidak mendesak ke luar kedua wilayah tersebut, mematuhi arahan otoritas setempat, menghindari lokasi yang berpotensi rawan, dan terus berkoordinasi dengan pihak penyelenggara perjalanan umrah.

Travel Umrah Diminta Pantau Kondisi JemaahKemenhaj turut menginstruksikan seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau biro perjalanan umrah untuk menjadikan keselamatan jemaah sebagai prioritas utama.

Pihak travel diminta memantau kondisi jemaah, memberikan pendampingan, serta segera menginformasikan setiap perubahan jadwal dan langkah penanganannya. Travel juga harus memastikan jemaah dapat menghubungi petugas ketika membutuhkan bantuan di lapangan.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan pihaknya terus memantau data dan kondisi jemaah secara menyeluruh.

"Berdasarkan data yang terdaftar di sistem kami, hingga Minggu, 11 Oktober 2026, total ada 37 jemaah yang berangkat dan pulang melalui Bandara Internasional King Khaled, Riyadh. Berdasarkan komunikasi yang kami jalin bersama dengan Kementerian Luar Negeri serta KBRI Riyadh, alhamdulillah tidak ada jemaah umrah yang menjadi korban dalam serangan tersebut," tegas Ichsan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (12/10/2026).

 

Calon Jemaah Diminta Cek Status Penerbangan

Jemaah umrah asal Sulawesi Selatan (Sulsel). (Liputan6.com/Fauzan)

Bagi calon jemaah yang belum berangkat, Kemenhaj mengimbau agar memastikan kembali status penerbangan dan kesiapan perjalanan bersama pihak travel masing-masing.

Calon jemaah juga diminta mengikuti informasi serta arahan resmi pemerintah sebelum mengambil keputusan terkait keberangkatan.

Sementara itu, keluarga jemaah di Tanah Air diimbau tetap tenang dan menjaga komunikasi dengan jemaah maupun pihak travel.

Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada kanal resmi Kemenhaj, Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, serta otoritas Arab Saudi.

"Tetap tenang, tetap waspada, dan utamakan keselamatan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melindungi seluruh jemaah dan melancarkan ibadah serta perjalanan mereka," pungkas Ichsan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya