Kunci Sukses Shin Tae-yong Bawa Persija Jakarta Sempurna di Awal Musim

Persija Jakarta sapu empat laga awal dan puncaki klasemen BRI Super League.

oleh Ana DewiDiterbitkan 12 Oktober 2026, 20:49 WIB
Shin Tae-yong mendampingi Persija Jakarta bertandang ke markas Borneo FC Samarinda, Sabtu (5/9/2026). (Dok. Persija)

Liputan6.com, Yogyakarta - Persija Jakarta mengawali BRI Super League 2026/2027 dengan performa apik. Empat pertandingan pertama berakhir dengan kemenangan yang mengantar Macan Kemayoran memuncaki klasemen sementara dengan 12 poin.

Kemenangan terbaru diraih atas PSIM Yogyakarta dengan skor 4-0 pada pekan keempat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026). Hasil itu mempertegas laju meyakinkan di awal musim.

Di bawah komando Shin Tae-yong, yang sebelumnya lama menukangi Timnas Indonesia sebelum bergabung dengan Persija untuk musim 2026/2027, tim juga menunjukkan produktivitas solid: delapan gol tercipta dan baru sekali kebobolan.


Polanya Berbeda di Timnas dan Klub

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tersenyum usai timnya mengalahkan PSMS Medan 4-1 pada laga terakhir Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026). Kemenangan tersebut menjaga peluang Macan Kemayoran melaju ke semifinal, yang akhirnya dipastikan setelah Persebaya Surabaya menaklukkan Port FC 2-1 pada laga penutup Grup B. Persija selanjutnya akan menghadapi rival klasiknya, Persib Bandung, pada babak semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Shin Tae-yong menegaskan perlunya membedakan pendekatan kerja antara tim nasional dan klub. Ia mencontohkan, saat agenda bersama Timnas Indonesia, skuad pernah melakoni dua laga dalam rentang sepekan sehingga ruang persiapan menjadi terbatas.

"Karakter tim nasional dan klub tentu sedikit berbeda. Karena itu, program latihan yang diterapkan juga berbeda," ujar Shin.

"Ketika menangani tim nasional, kami harus menjalani dua pertandingan dalam waktu sembilan hari. Oleh sebab itu, fokus utama latihan lebih banyak diarahkan pada pengaturan kondisi fisik pemain agar mereka siap menghadapi pertandingan," lanjutnya.


Ritme Liga Membuka Ruang Evaluasi

Selebrasi Shin Tae-yong usai membawa Persija Jakarta menang 2-1 atas Persib Bandung dalam laga pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). (Dok. Persija)

Berbeda dengan jadwal tim nasional, ritme kompetisi domestik memberi ruang lebih luas untuk menilai performa dan memperbaiki detail permainan sebelum laga berikutnya.

"Sementara itu dalam kompetisi liga bersama klub, kami memiliki kesempatan untuk mengevaluasi berbagai kekurangan yang muncul dalam pertandingan," kata pelatih berusia 56 tahun itu.

"Kekurangan tersebut kemudian diperbaiki melalui latihan sebagai persiapan menghadapi laga berikutnya. Jadi, pendekatan yang digunakan bersama tim nasional dan klub memang memiliki perbedaan," lanjut pelatih asal Korea Selatan itu.

Pendekatan tersebut sejauh ini memberi hasil positif bagi Persija Jakarta. Borneo FC, Persib Bandung, Java United, dan PSIM menjadi lawan yang sudah ditaklukkan pada awal musim ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya