Sinopsis Sinetron Biarkan Hati Bicara Episode 71, Senin 12 Oktober 2026 Pukul 21.26 WIB di SCTV

Sebuah paket misterius dari laboratorium kriminal swasta di Australia tiba, berisi barang-barang peninggalan ibu Arina.

oleh Tim ShowbizDiterbitkan 12 Oktober 2026, 17:30 WIB
Biarkan Hati Bicara Episode 71

Liputan6.com, Jakarta - Demi menyelamatkan Arina dari perseteruan keluarga yang tak berujung, Fico meminta istrinya melepaskan jabatan dan haknya di Yayasan Permata Kasih. Arina akhirnya setuju dan mengembalikan semuanya kepada Arif.

Ia memilih melangkah maju bersama Fico tanpa dibelenggu masa lalu. Namun, ketenangan mereka hanya sesaat. Sebuah paket misterius dari laboratorium kriminal swasta di Australia tiba, berisi barang-barang peninggalan ibu Arina dan hasil pemeriksaan yang berbeda dari laporan sebelumnya.

Bukti memar dan jejak DNA mengarah pada kesimpulan mengejutkan: ibu Arina diduga dibunuh oleh seorang perempuan.

Biarkan Hati Bicara Episode 71

Petunjuk baru mengenai pembunuhan Renny membawa Arina dan Fico semakin dekat pada kebenaran. Hasil pemeriksaan barang bukti mengarah pada seorang perempuan sebagai pelaku. Namun, keduanya menyadari bahwa siapa pun yang mengetahui rahasia itu berada dalam bahaya.

Penyelidikan pun mengungkap fakta mengejutkan: Soraya pernah menerima uang dari Audy dan memberikan alamat yang berkaitan dengan Renny. Arina kecewa karena bibinya menyembunyikan informasi penting selama bertahun-tahun. Setelah didesak, Soraya akhirnya bersedia memberikan kesaksian.

 

Biarkan Hati Bicara Episode 71

Di sisi lain, Radit kehilangan kendali dan menganiaya kekasihnya, Adella, hingga terluka parah. Audy membantu membawa Adella keluar dari apartemen, lalu meninggalkannya di depan rumah sakit. Sandra dan Firza segera menyelamatkan Adella.

Merasa berutang budi karena Adella pernah menyelamatkan nyawanya, Arina ingin melindunginya. Namun, Fico menolak membawa Adella ke rumah mereka dan meminta Dylan menempatkannya di rumah aman. Tanpa sepengetahuan mereka, Radit terus memburu Adella

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya