Prabowo Panggil Menko Polkam hingga Kapolri ke Istana

Presiden Prabowo memanggil sejumlah pejabat untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 12 Oktober 2026, 16:58 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka Jakarta. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah provinsi. Rapat terbatas (ratas) tersebut digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Sementara itu, beberapa menteri dan pejabat terkait lainnya mengikuti rapat melalui konferensi video karena sedang berada di lokasi bencana karhutla.

"Nah, betul. Ini hari ini membahas tentang karhutla. Nah, beliau sangat serius sekali tentang penanganan karhutla ini,", kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

"Oh, di situ yang terkait, Panglima TNI, Kapolri, kemudian Kementerian Kehutanan, kemudian (Kepala) BNPB dan sebagainya, itu Zoom meeting. Jadi tidak langsung," sambungnya.

Dudung enggan menjelaskan secara rinci soal apa yang akan dibahas Prabowo dalam rapat tersebut. Saat ditanya soal kemungkinan karhutla menjadi bencana nasional, dia mengatakan hal tersebut akan dibahas terlebih dahulu.

"Ya nanti kita lihat ya," ujarnya.

Dudung menyampaikan dirinya akan melaporkan kepada Prabowo soal upaya-upaya yang sudah dilakukan terkait penanganan karhutla. Khususnya, daerah-daerah yang menjadi konsentrasi penanganan karhutla yakni, Sumatera Selatan, Kalimantan, hingga Kepulauan Riau.

"Apa yang sudah ditangani, berapa persentase yang sudah dilaksanakan. Kemudian langkah-langkah konkret yang nanti akan kita lakukan, mana yang menjadi prioritas, karena ini kan sudah menjadi isu ke negara lain," jelas Dudung.

 

Tawaran Bantuan

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka Jakarta. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Menurut dia, rapat tersebut juga akan membahas soal tawaran bantuan negara sahabat untuk penanganan karhutla. Namun, Dudung berjanji akan menyampaikan pembahasan bersama Prabowo terkait karhutla usai rapat.

"Oh ya, nanti makanya nanti akan kita bahas di sini, ya," tutur dia.

Di sisi lain, Dudung mengatakan Prabowo memberikan perhatian khusus soal negara sahabat yang protes karena asap karhutla masuk ke negaranya. Dia menyebut banyak lahan-lahan gambut yang sulit dipadamkan.

"Ya, memang dampaknya kan ke negara-negara tetangga. Makanya beliau sangat concern sekali, karena memang banyak lahan-lahan gambut sih ya yang sulit untuk dipadamkan. Tetapi beberapa usaha-usaha yang kita lakukan, tentunya saya sebagai Ketua Pengarah untuk kebakaran hutan dan lahan ini, ini nanti akan dibahas oleh Bapak Presiden," pungkas Dudung

Dia menekankan pemerintah telah mengerahkan personel TNI-Polri untuk penanganan karhutla. Dudung menunggu arahan Prabowo untuk penanganan intensif agar karhutla segera berakhir.

"Kalau personel sudah dikerahkan baik TNI, Polri, maupun satuan-satuan yang terkait, ya. Tinggal memang sangat luas sih memang, ya, lahan kita. Ya, mudah-mudahan nanti ada arahan-arahan secara khusus dari Bapak beliau, dari Bapak Presiden, khususnya untuk penanganan yang secara intensif ini," jelas Dudung.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya