Liputan6.com, Jakarta - Alena, bayi perempuan berusia 28 hari, dilaporkan meninggal dunia. Informasi yang ramai tersebar, bayi malang itu sebelumnya diberikan telur mentah yang diduga dilakukan sang nenek sebagai upaya menurunkan demam.
Kabar ini pertama kali diunggah akun Threads @calisthaarisha yang mengaku sebagai tante korban. Ia menyebut keponakannya berada dalam kondisi kritis setelah menerima asupan yang tidak semestinya untuk bayi seusianya.
Advertisement
"Belum genap 1 bulan usianya di dunia ini harus berjuang di karena keadaannya yg kritis setelah dicekokin neneknya sendiri telur mentah. Iya sekali lagi TELUR MENTAH!! gak kokk ga salah baca," tulis akun @calisthaarisha.
Dalam unggahan itu, tindakan sang nenek dipaparkan berangkat dari keinginan meredakan demam. Namun cara yang ditempuh justru diduga membahayakan kondisi Alena hingga berujung kritis.
Beberapa waktu kemudian, akun yang sama mengabarkan Alena telah meninggal dunia dan menyampaikan ucapan terima kasih atas doa dari warganet.
"Teman teman threads, terima kasih banyak untuk doa kalian buat alena ya dengan berat hati aku menyampaikan alena telah berpulang, alena sudah tidak sakit lagi, alena sudah jadi bidadari di sana," tulisnya.
Akun tersebut juga menyinggung adanya langkah yang disebut telah ditempuh terkait persoalan keluarga. Ia menyebut Ariana, yang diduga ibu Alena, belum siap memberikan penjelasan lebih lanjut.
"Untuk permasalahan keluarga suami ariana, SUDAH KAMI TINDAK LANJUTI, makanya ariana meminta untuk tidak membahasnya karna ariana juga belum siap menjawab pertanyaan pertanyaan kalian mohon doa untuk alena di surga yaa," lanjutnya.
Penjelasan RSUD Dr Soetomo
Pihak RSUD Dr Soetomo Surabaya membenarkan Alena sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut. Informasi itu disampaikan Kepala Bagian Umum RSUD Dr Soetomo, Robeth Jabbar.
"Pasien tersebut memang benar sempat di rawat di RSDS dan tim medis telah memberikan upaya penanganan maksimal sesuai standar pelayanan dan kebutuhan pasien. Namun pasien dinyatakan meninggal dunia (Minggu) pagi sekitar pukul 07.10 Wib.28 hari usia adeknya saat meninggal," ujarnya.
Robeth tidak merinci diagnosa maupun kronologi medis Alena. Ia menyebut pihaknya menghormati masa berkabung keluarga pasien.
"Terkait kronologis dan detail diagnosa pasien, kami tidak dapat menyampaikannya secara terbuka serta demi menghormati masa berduka pihak keluarga," tegasnya.