Pintu Keluar Tol Situbondo Jadi Lokasi Tawuran

Bentrokan sengit di pinggir jalan utama tersebut mengancam keselamatan para pengguna jalan.

oleh Hermawan ArifiantoDiterbitkan 11 Oktober 2026, 07:32 WIB
Tawuran di pintu keluar Tol Suboh Situbondo

Liputan6.com, Jakarta - Kawasan Exit Tol Suboh, Kabupaten Situbondo, kian tak aman bagi pengguna jalan. Area yang kerap dijadikan tempat berkumpul (nongkrong) anak muda ini mendadak mencekam setelah aksi baku hantam antarkelompok pemuda berulang kali pecah dalam sepekan terakhir.

​Aksi kekerasan terbaru terjadi pada Sabtu (10/10/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Bentrokan sengit di pinggir jalan utama tersebut mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan, bahkan tak sedikit yang memilih berhenti demi menghindari imbas bentrokan.

​Andi, salah satu saksi mata yang sedang melintas di lokasi kejadian, mengaku menyaksikan langsung aksi saling pukul antarkelompok pemuda tersebut.

​“Tadi sekitar pukul 23.00 WIB terjadi brawijaya di pinggir jalan Exit Tol Suboh. Ini sangat mengganggu dan membahayakan pengendara. Saya sendiri sempat berhenti dari jarak dekat karena takut jadi korban salah sasaran,” ungkap Andi, Minggu (11/10/2026).

​Menurut Andi, berdasarkan keterangan warga sekitar yang dihimpun di lokasi, insiden ini bukan yang pertama kali terjadi. Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, lokasi tersebut sudah dua kali menjadi arena baku hantam.

​Kondisi yang tak kunjung kondusif ini memicu keresahan mendalam bagi masyarakat sekitar dan para pengguna jalan. Kawasan Exit Tol Suboh yang seharusnya menjadi jalur vital kini justru dipenuhi rasa waswas akibat aksi premanisme jalanan yang makin berani.

​Warga dan para pengendara mendesak pihak kepolisian serta aparat berwenang untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil tindakan tegas. Patroli rutin serta penertiban berkala di titik-titik rawan berkumpulnya massa dinilai menjadi solusi mendesak agar ruang publik kembali aman.

​“Mohon kepada pihak berwajib untuk rutin melakukan patroli dan menindak tegas keributan di kawasan tersebut sebelum jatuh korban jiwa,” pungkas Andi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya