BGN Pastikan Lokasi Jenazah Terborgol Bukan Gedung SPPG

BGN mengajak masyarakat untuk memverifikasi fakta sebelum menyimpulkan.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 10 Oktober 2026, 13:11 WIB
Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN) Tysa Novenny. (Foto: Tangkapan layar Instagram BGN).

Liputan6.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara terkait penemuan jenazah dengan tangan terborgol di sebuah rumah kosong di Kendal, Jawa Tengah, yang disebut-sebut berkaitan dengan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi yang telah kami lakukan, bangunan tersebut bukan merupakan gedung SPPG dan tidak memiliki ID SPPG resmi. Di lokasi tersebut juga tidak pernah terdapat kegiatan maupun aktivitas yang berkaitan dengan Program MBG," kata Juru Bicara BGN Tysa Novenny dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2026).

Dia menuturkan, bangunan tersebut juga bukan bagian dari gedung yang terdampak kebijakan moratorium pembangunan atau operasional SPPG. Ia juga menegaskan tidak ada mitra BGN yang mengklaim kepemilikan atas bangunan dimaksud.

"Dengan demikian, dapat kami tegaskan bahwa bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Badan Gizi Nasional maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis," tegas Tysa.

BGN, kata dia, mengimbau masyarakat untuk mencermati informasi dan tidak terburu-buru mengaitkan suatu peristiwa dengan pelaksanaan program pemerintah sebelum fakta dan keterkaitannya terverifikasi.

Di sisi lain, BGN disebut turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa penemuan jenazah tersebut.

"Segenap jajaran Badan Gizi Nasional menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," tutup Tysa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya