Instalasi seni menjadi bagian dari pameran Jakarta Biennale 2026 bertajuk “KEBAL” yang berlangsung di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026). Karya-karya yang ditampilkan mengangkat beragam gagasan dan perspektif tentang kehidupan masyarakat perkotaan. (KLY/Budy Santoso)
Suasana ruang pamer Jakarta Biennale 2026 bertajuk “KEBAL” di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026). Berlangsung pada 4–28 Oktober 2026, pameran seni rupa kontemporer ini merupakan kolaborasi UP PKJ TIM, 16 kolektif seni dalam Majelis Jakarta, dan Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta. (KLY/Budy Santoso)
Dua orang pengunjung memperhatikan salah satu karya seni yang dipamerkan dalam Jakarta Biennale 2026 bertajuk “KEBAL” di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026). Pameran ini menghadirkan karya seni rupa kontemporer dari seniman lokal dan internasional. (KLY/Budy Santoso)
Pengunjung mengamati detail karya seni dalam pameran Jakarta Biennale 2026 di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026). Pameran bertema “KEBAL” menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan mengenai ketahanan, identitas, dan kehidupan masyarakat perkotaan melalui seni kontemporer. (KLY/Budy Santoso)
Beragam karya seni rupa kontemporer ditampilkan dalam pameran Jakarta Biennale 2026 bertajuk “KEBAL” di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026). Pameran ini merefleksikan ketahanan dan identitas kelas pekerja serta masyarakat urban. (KLY/Budy Santoso)