Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap pria berinisial MM yang diduga terlibat dalam perkelahian hingga menyebabkan seorang pria berinisial AC (59) meninggal dunia di area parkir minimarket di Kembangan Utara, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (4/10/2026).
MM ditangkap pada Kamis (8/10/2026) di kawasan Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.
Advertisement
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Polsek Kembangan bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
Kapolsek Kembangan Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di sebuah minimarket di Jalan Kembangan Baru Raya, Kembangan Utara. Saat itu, korban menghampiri seorang perempuan berinisial SS hingga keduanya terlibat cekcok.
"Peristiwa bermula pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di depan sebuah minimarket di Jalan Kembangan Baru Raya, RT 005/003, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat," kata Aqsha dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).
"Korban AC datang ke lokasi dan menghampiri seorang perempuan berinisial SS. Keduanya kemudian terlibat cekcok mulut," sambungnya.
Pemilik Usaha Refleksi
MM diketahui merupakan pemilik tempat usaha refleksi tempat SS bekerja. Ia datang untuk mengantarkan SS pulang. Melihat perselisihan tersebut, MM diduga membela SS hingga terjadi perkelahian antara dirinya dan korban.
Perkelahian itu sempat dilerai oleh dua tukang parkir bersama warga sekitar. Namun, keduanya diduga kembali terlibat perkelahian saat korban sedang bersandar di sepeda motor.
"Beberapa menit kemudian, AC terjatuh tersungkur dan tidak bergerak meskipun dipanggil," jelas dia.
Aqsha mengatakan, polisi menangkap MM saat sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam. Setelah ditangkap, MM dibawa ke Polsek Kembangan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini penyidik sedang mendalami lebih detail terkait peristiwa tersebut hingga berujung korban meninggal," tutur Aqsha.