Siap Tantang Tesla, Xpeng Resmi Beri Nama Robotaxi Yoyo

Xpeng perkenalkan Robotaxi Yoyo berbasis SUV GX! Mengusung teknologi otonom L4 vision-only, layanan tanpa pengemudi ini siap komersial pada 2027.

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 11 Oktober 2026, 16:13 WIB
SUV flagship Xpeng GX tampil memikat dalam balutan warna two-tone perak dan abu-abu tua yang menjadi basis utama armada Robotaxi Yoyo. (Paultan)

Liputan6.com, Jakarta - Raksasa kendaraan listrik asal China, Xpeng, selangkah lebih maju dalam pengembangan armada transportasi masa depan. Melalui pengumuman resminya di platform Weibo, produsen EV ini mengonfirmasi nama resmi untuk layanan taksi otonom tanpa pengemudinya, yaitu Xpeng Yoyo disebut Xiaopeng Youyou dalam bahasa Mandarin.

Dilansir dari laman Paultan, Jumat (09/10/2026). Nama Youyou secara harfiah diartikan sebagai "perjalanan santai" untuk menggambarkan pengalaman berkendara tanpa beban. Sementara nama global "Yoyo" dipilih karena universal dan mudah diucapkan di seluruh dunia sebagai langkah awal ekspansi global.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Xpeng merilis mini-program khusus bernama Xpeng Yoyo Autonomous Driving untuk uji coba internal pengguna secara bertahap.

Melalui aplikasi tersebut, calon penumpang bahkan bisa melakukan kustomisasi kabin secara personal sebelum masuk kendaraan, mulai dari pengaturan suhu, aroma terapi, hingga pilihan genre musik.

Sektor armada Xpeng Yoyo dibangun menggunakan basis Xpeng GX, SUV flagship tiga baris milik pabrikan yang dijual mulai 399.800 Yuan di pasar China sekitar $56.230 atau setara Rp1,00 Miliar.

Uniknya, Xpeng mengadopsi pendekatan teknologi otonom Level 4 (L4) berbasis vision-only murni berbasis kamera mirip dengan filosofi yang diusung Tesla tanpa mengandalkan sensor Lidar maupun pemetaan high-definition (HD Maps).

Komputasi sistem dipandu oleh model Vision-Language-Action (VLA 2.0) generasi kedua yang didukung pemrosesan data raksasa, terdiri dari 

Komputasi Ekstra yang dibekali 4 chip AI Turing buatan internal Xpeng dengan total daya komputasi mencapai 3.000 TOPS dimana satu chip lebih banyak ketimbang varian GX standar. Selain itu, Ada juga Keselamatan tingkat tinggi, yang dirancang menggunakan arsitektur redundansi enam lapis (six-layer redundancy). Hingga Opsi Konfigurasi, akan hadir dalam pilihan kabin 5, 6, hingga 7 tempat duduk.

Catatkan 2.000 Uji Coba, Siap Meluncur 2027

Tampilan fascia depan dan sisi samping SUV tiga baris Xpeng GX yang dibekali velg multi-spoke elegan serta lampu LED memanjang yang futuristik. (Paultan)

Pengembangan Xpeng Yoyo terbilang sangat agresif. Sejak pertama kali mengumumkan proyek robotaxi pada November 2025, Xpeng langsung mengantongi izin uji jalan di Guangzhou pada Januari 2026 dan menuntaskan lini produksi massal pertamanya di bulan Mei.

Hingga akhir Agustus 2026, Xpeng Yoyo telah merampungkan lebih dari 2.000 kali uji coba jalanan secara internal di Guangzhou. CEO He Xiaopeng bahkan menjadi penumpang pertama yang menguji ekosistem pemesanan hingga perjalanan lengkap secara penuh.

Xpeng menargetkan layanan operasional penumpang tanpa safety driver (benar-benar tanpa pengemudi) dapat terealisasi penuh pada 2027, sekaligus membidik titik impas (break-even point) armada pada paruh kedua 2027.

Untuk mempercepat adopsi massal, Xpeng tidak akan mengoperasikan armada ini secara sendirian. Pabrikan berencana menggandeng platform ride-hailing terkemuka di China maupun internasional pada 2027 guna berekspansi ke kota-kota besar dunia.

Xpeng bakal mendulang pendapatan dari tiga lini utama, yaitu penjualan unit kendaraan, layanan lisensi teknologi, dan bagi hasil operasional. Selain itu, Xpeng juga merilis Software Development Kit (SDK) terbuka untuk ekosistem armada Yoyo, dengan platform pemetaan milik Alibaba, Amap, sebagai mitra navigasi pertamanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya