Turun Gunung di Seri Mandalika 2026, Legenda MotoGP Puji Mentalitas Jorge Martin

Pembalap senior MotoGP yang akan kembali balapan di Mandalika memuji mentalitas Jorge Martin dan timnya.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 09 Oktober 2026, 23:00 WIB
Pembalap MotoGP dari tim Aprilia Racing Team, Jorge Martin, berhasil meraih podium juara di Prancis musim ini yang berlangsung di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (10/05/2026) malam WIB. (AFP/Loic VENANCE)

Liputan6.com, Jakarta - Pembalap MotoGP, Jorge Martin tampil sangat memukau di musim 2026 ini. Bersama tim Aprilia Racing, sosok yang dijuluki Martinator tersebut sedang memuncaki klasemen jelang GP Mandalika dan unggul 2 poin dari Marc Marquez, dengan sisa 6 balapan hingga akhir musim.

Atas performa gemilangnya, Jorge Martin mendapatkan banyak apresiasi. Salah satu pujian datang dari eks pembalap Aprilia, Aleix Espargaro yang kembali akan tampil di kelas MotoGP menggantikan pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir yang sedang dalam masa pemulihan.

"Musim ini adalah persaingan gelar juara yang menakjubkan," ujar Espargaro. "Catatan menunjukkan bahwa Marc Marquez tidak pernah kalah dalam persaingan gelar. Jadi, apa yang dilakukan Jorge adalah sesuatu yang luar biasa," lanjutnya.

Pembalap Aprilia menempati urutan tiga teratas pada sesi latihan Jumat (9/10) sore ini, dengan Jorge Martin mengisi posisi ke-3. Marc Marquez sendiri mesti puas bertengger di posisi ke-5, tepat di bawah pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta.


Punya Keunggulan di Mandalika

Pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin, memimpin di depan pembalap Ducati Lenovo Team asal Spanyol, Marc Marquez, dalam balapan MotoGP Grand Prix Jepang di Mobility Resort Motegi, Motegi, Prefektur Tochigi, pada 4 Oktober 2026. (Toshifumi KITAMURA/AFP)

Hampir seluruh pembalap sepakat bahwa Aprilia akan perkasa dan membawa pulang banyak poin pada balapan MotoGP akhir pekan ini. Kombinasi tikungan cepat khas Mandalika menjadi keuntungan besar bagi pabrikan yang beroperasi di Scorze, Italia.

"Melihat tim yang saat saya bergabung dengan mereka berada di posisi dasar kini bersaing menghadapi pembalap terbaik sepanjang sejarah adalah hal yang luar biasa," tutur Espargaro kepada media di Mandalika.


Pensiun dan Kembali Balapan

Pembalap tes Honda HRC, Aleix Espargaro. (LLUIS GENE / AFP)

Aleix Espargaro mengumumkan pada akhir musim 2024 bahwa kariernya sebagai pembalap MotoGP secara resmi telah usai. Setelah 14 musim balapan bersama para pembalap terbaik dunia, ia memilih Honda HRC sebagai pelabuhan barunya dan mengisi posisi sebagai pembalap tes mereka.

"Saya merasa sangat beruntung bisa kembali ke sini," ungkap Aleix. "Hidup memberi saya kesempatan lain untuk berada di sini, untuk balapan lagi, dan ini adalah kesempatan yang sulit dipercaya," imbuhnya. 


Siap Saksikan Persaingan Gelar

Pembalap Aprilia Racing asal Spanyol, Jorge Martin (kiri) dan pembalap Ducati Lenovo Team asal Spanyol, Marc Marquez (kanan), berkompetisi selama Grand Prix MotoGP Thailand di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 1 Maret 2026. (Lillian SUWANRUMPHA/AFP)

Honda HRC secara matematis sudah keluar dari persaingan gelar juara MotoGP musim ini. Dibanding kecewa, Aleix Espargaro lebih tertarik untuk menyaksikan rivalitas para pembalap yang masih berpotensi menjadi juara, meski hanya dari posisi belakang.

"Persaingan gelar juara sangatlah seru. Semoga mereka bisa tetap bertarung seperti ini hingga seri terakhir dan saya akan melihatnya dari belakang," tutup Espargaro.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya