Liputan6.com, Jakarta - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) akan membagikan dividen interim 2026 sebesar Rp 349,52 miliar. Seiring hal itu, pemegang saham akan mendapatkan dividen interim Rp 72,52 per saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa, (6/10/2026), PT Astra Otoparts Tbk membagikan dividen interim 2026 sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 2 Oktober 2026.
Advertisement
Perseroan memakai data keuangan per 30 Juni 2026 untuk membagikan dividen antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 1,15 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 11,98 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 17,19 triliun.
Berikut jadwal pembagian dividen interim 2026:
- Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 13 Oktober 2026
- Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 14 Oktober 2026
- Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 15 Oktober 2026
- Tangga ex dividen di pasar tunai pada 16 Oktober 2026
- Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai pada 15 Oktober 2026. Waktu: 16:00
- Tanggal pembayaran dividen pada 26 Oktober 2026
Berdasarkan data RTI, pada penutupan perdagangan saham Senin, 5 Oktober 2026, harga saham AUTO naik 2,37% menjadi Rp 3.450 per saham. Harga saham AUTO dibuka naik 30 poin menjadi Rp 3.400 per saham. Saham AUTO berada di level tertinggi Rp 3.510 dan terendah Rp 3.330 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.955 kali dengan volume perdagangan saham 43.650 saham. Nilai transaksi Rp 15 miliar.
Astra Beli Saham AUTO Rp 858 Miliar
Sebelumnya, PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan pengajuan tawaran oleh perseroan untuk membeli efek suatu perusahaan terbuka dalam hal ini PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) pada Senin, (31/8/2026). Astra International membeli saham AUTO sekitar 238,44 juta saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin pekan ini, PT Astra International Tbk mengumumkan penawaran tender sukarela atas saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO). Hal ini dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 54/POJK.04/2015 tentang penawaran tender sukarela.
Adapun PT Astra Otoparts Tbk merupakan entitas anak terkonsolidasi perseroan. Di mana perseroan saat ini telah memiliki 3.855.786.337 saham, yang mewakili 80% dari modal ditempatkan dan disetor AUTO.
"Tujuan penawaran tender sukarela adalah untuk meningkatkan kepemilikan saham perseroan pada AUTO,” tulis Corporate Secretary PT Astra International Tbk, Gita Tiffani Boer dalam keterbukaan informasi BEI.
Berdasarkan pernyataan penawaran tender sukarela, perseroan membeli maksimal 238.442.293 saham AUTO, yang mewakili sekitar 4,947% dari modal ditempatkan dan disetor AUTO.
Pakai Kas Internal
Perseroan mengajukan harga penawaran tender sukarela sebesar Rp 3.600 per saham. Dengan demikian, nilai maksimal penawaran tender sukarela itu sekitar Rp 858,39 miliar.
Perseroan menyatakan, dalam hal seluruh saham yang menjadi objek penawaran tender sukarela berhasil diperoleh perseroan, kepemilikan perseroan pada AUTO akan meningkat menjadi maksimal 4.094.228.630 saham yang mewakiliki sekitar 84,94% dari modal ditempatkan dan diseotr AUTO.
Pakai Kas Internal
Gita menyebutkan, perseroan memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan pembayaran penuh atas penawaran tender sukarela itu. Perseroan memakai kas internal untuk melaksanakan penawaran tender sukarela tersebut.
“Pelaksanaan penawaran tender sukarela tunduk pada diperolehnya pernyataan efektif dari OJK,” tulis Gita.