Liputan6.com, Washington D.C - Sebuah kapal feri bertenaga uap pertama dalam sejarah dunia antara Hoboken dan Kota New York mulai beroperasi pada 11 Oktober 1811.
Dikutip dari NJ.com, Minggu (11/10/2026), kapal yang bernama Juliana ini diambil dari nama putri dari sang perancang, yaitu insinyur dan penemu pelopor Kolonel John Stevens.
Advertisement
Stevens, yang mendapatkan pangkat militernya saat menjabat sebagai bendahara New Jersey selama Revolusi Amerika dengan mengumpulkan dana untuk pasukan kolonial, pindah ke Hoboken dari New York di awal tahun 1780-an.
Walaupun keluarganya yang kaya memiliki kapal tongkang sendiri untuk menyeberangi Sungai Hudson menuju gereja mereka di Manhattan, kolonel tersebut merasa frustrasi dengan lambatnya laju kapal tersebut.
Di tahun 1788, Stevens melihat sebuah kapal uap percobaan melintasi Sungai Delaware dan terinspirasi untuk meneliti teknologi yang masih baru tersebut. Ketertarikannya kepada tenaga uap bisa membuat orang-orang di sekitarnya kesal, termasuk istrinya, yang menurut cerita, terbangun pada suatu pagi dan mendapati sang kolonel sedang menggambar sketsa mekanis di antara tulang belikat sang istri setelah ia tiba-tiba mendapat ide tapi tidak menemukan pulpen dan kertas di dekat tempat tidurnya.
Namun pada 1811, Stevens sudah mencatat beberapa keberhasilan, termasuk kapal Phoenix dan Philadelphia yang melintasi Sungai Delaware antara Philadelphia dan Trenton.
Walaupun ada monopoli yang dilakukan oleh iparnya sekaligus mantan rekannya Robert Livingston, yang melarang kapal-kapal perusahaan lain untuk beroperasi di Sungai Hudson, Stevens tidak bisa mengabaikan rute penyeberangan Hoboken-Manhattan. Akhirnya, ia mengoperasikan Juliana di perairan tersebut, di mana kapal ini beroperasi dengan sukses selama lebih dari satu tahun.