Alasan Thom Haye, Elkan Baggott, dan Ragnar Oratmangoen Bisa Main Lawan Thailand

Thom Haye, Elkan Baggott, dan Ragnar Oratmangoen menerima kartu merah serta dua kartu kuning jelang final FIFA ASEAN Cup 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 04 Oktober 2026, 11:47 WIB
Elkan Baggott dan Kevin Diks bahu membahu mengawal pertahanan Timnas Indonesia melawan Malaysia pada Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). Duel berakhir 0-0. (Bola.com/Budy Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Disiplin jadi salah satu masalah timnas Indonesia selama mengarungi FIFA ASEAN Cup 2026.

Thom Haye mendapat kartu merah pada Matchday 2 melawan Malaysia. Sementara dua pemain menerima kartu kuning di partai berbeda.

Ragnar Oratmangoen masuk buku nakal wasit di laga versus Singapura (Matchday 1) dan Bangladesh (Matchday 3). Sedangkan Elkan Baggott diganjar pada duel kontra Malaysia dan Bangladesh.

Dalam situasi ini, muncul pertanyaan apakah mereka bisa bermain pada final melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026).


Buku Peraturan FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Vs Timnas Indonesia, Thom Haye, pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (28-9-2026). (Dok. Official FAM Facebook)

Buku peraturan kompetisi yang disusun FIFA menjelaskan mengenai situasi ini. Article 9.2 menjelaskan penerima kartu kuning di satu laga akan dihapus selepas Matchday 2.

Maka, hukuman larangan bermain hanya berlaku bagi mereka yang mendapat kartu kuning di Matchday 1 dan 2 (akumulasi), menerima dua kartu kuning pada satu pertandingan, atau yang bersangkutan diganjar kartu merah.

Oratmangoen dan Baggott bebas akumulasi kartu karena kartu kuning tunggal mereka dicoret usai Matchday 2, sesuai Article 9.2. Sementara Haye sudah menjalani sanksi dengan absen pada Matchday 3.


Perjalanan Indonesia dan Thailand ke Final

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai menjuarai Grup A. Pasukan John Herdman unggul produktivitas gol atas Malaysia.

Sementara Thailand melaju ke partai puncak setelah menguasai Grup B. Gajah Perang memimpin rekor pertemuan lawan Vietnam.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya