Performa Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuasai 3 Kategori Statistik

Timnas Indonesia juara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 usai menang 9-2 atas Bangladesh.

oleh Radifa ArsaDiterbitkan 03 Oktober 2026, 19:46 WIB
Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny meluapkan emosinya setelah assist yang diberikannya berhasil dikonversi menjadi gol oleh Mitchell Baker saat menghadapi Bangladesh pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia memastikan tempat di final FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai juara Grup A setelah menutup fase grup dengan kemenangan 9-2 atas Bangladesh. 

Skuad Garuda mengungguli Malaysia lewat produktivitas gol. Keduanya sama-sama mengoleksi tujuh poin dan memiliki selisih gol identik (+9), namun Indonesia berada di atas karena lebih banyak mencetak gol.

Di partai puncak, Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand yang lolos sebagai juara Grup B. Menjelang final, ada tiga catatan statistik fase grup yang menonjol dibanding kontestan lain, termasuk Thailand.


Tiga Laga Tanpa Kekalahan

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada para pemain dari pinggir lapangan saat menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026). Laga Indonesia vs Malaysia berakhir imbang 0-0. (KLY/Budy Santoso)

Sepanjang babak penyisihan, Timnas Indonesia asuhan John Herdman belum tersentuh kekalahan.

Dari tiga pertandingan, Kevin Diks dan rekan-rekan membukukan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Catatan tak terkalahkan itu hanya disamai Malaysia di Grup A. Sementara Thailand, setelah meraih dua kemenangan beruntun dan memastikan tiket final, menutup fase grup dengan kekalahan dari Filipina.


Paling Tajam di Fase Grup

Penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker meluapkan kegembiraannya usai membobol gawang Bangladesh pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Dari sisi produktivitas, Timnas Indonesia menjadi tim tertajam pada fase grup dengan total 11 gol dari tiga pertandingan.

Di belakangnya, Malaysia mencatat sembilan gol dari tiga laga.

Thailand sebagai juara Grup B mengemas tujuh gol. Adapun lawan yang dihadapi skuad Gajah Perang dinilai lebih berat dibanding Grup A.


Soal Kebobolan

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, berjibaku membantu mengawal gawang Maarten Paes dari serangan Timnas Malaysia pada Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Untuk urusan pertahanan, Indonesia bukan yang terbaik. Gawang Skuad Garuda kebobolan dua kali, tepatnya saat berjumpa Bangladesh.

Thailand yang juga melaju ke final memiliki jumlah kebobolan yang sama.

Di aspek ini, Malaysia atau Harimau Malaya menjadi yang paling kukuh karena selalu mencatat clean sheet dalam tiga pertandingan.


Lonjakan Gol Mitchell Baker

Produktivitas tim berbanding lurus dengan capaian individu. Indonesia mengirimkan nama yang memimpin daftar pencetak gol sementara, Mitchell Baker.

Penyerang berusia 19 tahun itu mencetak lima gol ke gawang Bangladesh pada laga terakhir, setelah dua partai awal tanpa torehan.

Raihan tersebut membuka peluangnya meraih gelar top scorer, ditempel ketat striker Malaysia, Bergson da Silva, yang telah mengoleksi empat gol.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya