Liputan6.com, Jakarta - Satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mengalami kecelakaan tunggal saat menuju lokasi kebakaran lahan di Kecamatan Labakkang, Selasa (29/9/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan dua petugas pemadam kebakaran meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.45 Wita di Jalan Poros Makassar–Parepare, tepatnya di sekitar SPBU Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep. Saat kejadian, armada damkar tersebut membawa tujuh personel yang sedang bergerak menuju lokasi kebakaran lahan di wilayah Desa Gentung.
Advertisement
Kapolsek Labakkang AKP Sofyan membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, para petugas sedang dalam perjalanan untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan yang dilaporkan berada tidak jauh dari kawasan permukiman warga.
“Mereka menuju lokasi kebakaran lahan di wilayah Gentung, Kecamatan Labakkang. Namun di tengah perjalanan armada mengalami kecelakaan hingga menyebabkan dua personel meninggal dunia,” kata Sofyan saat dikonfirmasi.
Identitas Korban
Dua petugas yang gugur dalam peristiwa itu masing-masing bernama Rusman dan Ince Irwan. Keduanya meninggal dunia saat menjalankan tugas kemanusiaan untuk menangani kebakaran lahan yang terjadi di wilayah tersebut.
Sementara lima petugas lainnya berhasil selamat dan langsung mendapatkan perawatan medis di RSUD Batara Siang Pangkep. Dari jumlah tersebut, dua orang harus dirujuk ke rumah sakit di Makassar karena membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Tiga petugas yang masih menjalani perawatan di Pangkep yakni Muh Ardi, Agus, dan Haris. Kondisi Muh Ardi dan Agus dilaporkan mulai membaik, sedangkan Haris masih mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
Adapun dua korban luka yang dirujuk ke Makassar adalah Jamaluddin dan Insan Kamil. Hingga Selasa malam, keduanya masih menjalani observasi dan penanganan lanjutan.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep, Hafiluddin, menjelaskan bahwa tim damkar saat itu bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kebakaran lahan yang berpotensi merembet ke area permukiman warga.
Menurutnya, upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas mengingat Kecamatan Labakkang merupakan salah satu wilayah yang cukup rawan terjadi kebakaran lahan saat musim kemarau.
Hafiluddin juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya dua personel Damkar Pangkep yang gugur saat menjalankan tugas.
“Kami kehilangan dua personel terbaik yang selama ini aktif dalam berbagai operasi penyelamatan dan pemadaman kebakaran. Atas nama Pemerintah Kabupaten Pangkep dan keluarga besar Damkar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam,” ujarnya.