Sengatan Kilat Italia saat Hancurkan Turki: 27 Menit, 3 Gol!

Italia pesta gol 4-1 atas Turki di UEFA Nations League 2026/2027. Simak ulasan performa ganas Gli Azzurri dan analisis statistik laganya di sini.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 29 September 2026, 09:17 WIB
Pemain Timnas Italia merayakan gol yang dicetak Davide Frattesi (kedua dari kiri), dalam pertandingan menghadapi Turki pada laga UEFA Nations League di Ataturk Sports Complex Matli Stadium, Selasa (29/9/2026) dini hari WIB. (OZAN KOSE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Italia berhasil memetik kemenangan di lanjutan UEFA Nations League. Berhadapan dengan Timnas Turki, Gli Azzurri menang dengan skor telak 1-4 pada laga Selasa (29/9) dini hari WIB.

Kemenangan mengesankan di kandang lawan ini membuktikan taji sang raksasa Eropa di bawah asuhan pelatih Roberto Mancini. Performa dominan langsung ditunjukkan pasukan Italia sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit.

Gol-gol kemenangan Italia dicetak oleh Alessandro Bastoni pada menit ke-9, Davide Frattesi pada menit ke-22, Michael Kayode pada menit ke-27 dan Pio Esposito pada menit ke-50. Sementara Turki hanya bisa membalas melalui gol Baris Alper Yilmaz pada menit ke-47.

Hasil positif ini membawa dampak signifikan pada peta persaingan klasemen sementara grup A. Berkat kemenangan ini, Italia naik ke peringkat ketiga grup A dengan raihan tiga poin, sementara Turki menjadi juru kunci dengan raihan nol poin.


Pesta Gol Cepat dan Rekor Lini Serang Italia

Bek Timnas Italia, Michael Kayode (kanan), merayakan gol yang dicetaknya dalam laga debut bersama Gli Azzurri ketika menghadapi Turki di UEFA Nations League 2026/2027, Selasa (29/9/2026) dini hari WIB. (OZAN KOSE / AFP)

Keberhasilan menceploskan tiga gol cepat menjadi kunci utama dominasi total Gli Azzurri di markas Turki. Italia mencetak tiga gol dalam 30 menit pertama laga, kali pertama mereka melakukan hal tersebut sejak laga kualifikasi Piala Dunia melawan Lithuania pada September 2021.

Intensitas serangan bertubi-tubi sejak menit awal memaksa barisan pertahanan tuan rumah melakukan banyak kesalahan fatal. Skema ofensif yang diperagakan berjalan sangat mulus dan menghasilkan efektivitas peluang yang tinggi.

Pencapaian mentereng ini juga melahirkan catatan statistik ofensif yang sangat langka bagi skuad Negeri Piza tersebut. Ini juga menjadi kali pertama Azzurri mencetak empat gol di ajang Nations League sejak kemenangan 4-1 atas Israel pada Oktober 2024.

Efektivitas penyelesaian akhir para penyerang Italia menjadi pembeda utama dalam laga bertekanan tinggi ini. Pasukan Roberto Mancini sukses mengonversi setiap peluang berbahaya menjadi keunggulan yang meyakinkan.


Dominasi Statistik dan Respon Roberto Mancini

5. Roberto Mancini – Legenda Lazio ini baru saja membawa timnas Italia lolos ke Euro 2020. Sebelumnya ia juga telah sukses membawa Inter Milan dan Manchester City merengkuh titel juara. (AFP/Marco Bertorello)

Keunggulan kualitas serangan Italia tercermin secara rinci melalui indikator data statistik di sepanjang laga. Skuad asuhan Mancini mencatatkan total expected goals (xG) sebesar 2,39 dari 14 tembakan, dibandingkan dengan xG Turki sebesar 1,86 dari jumlah percobaan yang lebih banyak satu angka.

Kemampuan mengamankan margin gol yang lebar di paruh pertama terbukti menjadi fondasi kokoh untuk meredam kebangkitan lawan. Meski Turki mencoba bangkit di babak kedua, pertahanan Italia tetap mampu tampil disiplin menjaga keunggulan.

"Semua pemain tampil hebat. Raspadori mengalami masalah; kami khawatir harus menariknya keluar setelah lima menit babak kedua berjalan, jadi kami memutuskan untuk menggantinya saat jeda pertandingan," ucap pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini.

"Tim bermain lebih menekan, mampu menguasai bola, dan mengalirkannya dengan baik. Raspadori menjalankan instruksi kami dengan baik; penampilannya memuaskan," sambungnya.

Sumber: FotMob, Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya