IHSG Berpeluang Koreksi, Cek Rekomendasi Saham 29 September 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak di kisaran 6.050-6.250. Berikut strategi rekomendasi saham pada perdagangan saham Selasa, (29/9/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 29 September 2026, 07:20 WIB
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Selasa, (29/9/2026). IHSG hari ini akan menguji posisi 6.088-6.111. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG merosot 1,51% ke posisi 6.147, dan masih didominasi oleh tekanan jual yang meningkat, pergerakannya pun telah menutup gap pada perdagangan saham Senin, 28 September 2026.

“Kami memperkirakan, downtrend yang terjadi pada IHSG saat ini masih membentuk bagian dari wave a dari wave (x) pada label hitam,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di level support 6.041,5.984 dan level resistance 6.297,6.419.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 6.050-6.250.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Harum Energy Tbk (HRUM) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) - Buy on Weakness

Saham AADI menguat 3,33% ke 11.625 dan masih didominasi oleh volume pembelian, tetapi penguatannya masih tertahan MA20. "Kami memperkirakan, posisi AADI saat ini berada di awal wave [v] dari wave 3,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 11.475-11.600

Target Price: 12.050, 12.500

Stoploss: below 11.225

 

2.PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Buy on Weakness

Saham BRPT terkoreksi 2,32% ke 1.475 dan masih didominasi oleh tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi downtrend pada BRPT saat ini berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii],” kata dia.

Buy on Weakness: 1.420-1.460

Target Price: 1.550, 1.695

Stoploss: below 1.380

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta. (BAY ISMOYO/AFP)

3.PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) - Spec Buy

Saham PSAB terkoreksi 0,93% ke 530 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat, tetapi koreksinya mampu tertahan oleh MA60.

Herditya menuturkan, saat ini, posisi PSAB diperkirakan berada pada bagian dari wave 5 dari wave (1) pada label hitam, atau bagian dari wave 3 dari wave (3) pada label merah.

Spec Buy: 486-505

Target Price: 555, 575

Stoploss: below 478

 

4.PT Petrosea Tbk (PTRO) - Sell on Strength

Saham PTRO bergerak terkoreksi dan ditutup pada level 5.300, pergerakannya masih didominasi oleh tekanan jual yang meningkat.

“Kami perkirakan, posisi PTRO saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave [e] dari wave X pada pola triangle,” kata dia.

Ia menambahkan, hal tersebut berarti penguatannya diperkirakan akan relatif terbatas dan rawan melanjutkan koreksinya kembali, adapun area koreksi yang dapat diperkirakan berada di 4.510-4.830.

Sell on Strength: 5.350-5.450

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya