Pertamina Pastikan Penanganan Truk Tangki Kecelakaan di Jagorawi Sesuai Prosedur

Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

oleh Muhamad Agil AliansyahDiterbitkan 27 September 2026, 19:35 WIB
Truk pertamina tabrak beton pembatas di Tol Jagorawi. (liputan6.com/istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan penanganan kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil tangki LPG di ruas Tol Cililitan-Jagorawi, tepatnya di flyover Interchange Cawang arah Bogor, pada Minggu (27/9/2026), dilakukan sesuai prosedur keselamatan. Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

"Saat kejadian, mobil tangki dalam perjalanan dari Integrated Terminal Jakarta menuju SPPBE Cikembar Sukabumi setelah melakukan pengisian," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/9/2026).

Berdasarkan informasi awal, mobil tangki LPG tersebut sedang dalam perjalanan dari Integrated Terminal Jakarta menuju SPPBE Cikembar, Sukabumi, setelah melakukan pengisian LPG. Saat kejadian, mobil tangki mengalami gangguan kendali hingga menabrak pembatas jalan dan mengenai kendaraan lain di sekitarnya.

"Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Awak Mobil Tangki (AMT) dan pengendara kendaraan lain yang terdampak dilaporkan selamat dan telah mendapatkan pemeriksaan," ujar Reno.

Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal Jakarta juga telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait untuk menangani kecelakaan tersebut. Untuk memastikan aspek keselamatan, produk LPG yang masih berada di dalam mobil tangki akan terlebih dahulu ditarik dan diamankan menggunakan head truck pengganti yang telah berada di lokasi.

"Sementara itu, penyelesaian dengan pihak kendaraan lain yang terdampak telah dilakukan melalui musyawarah," kata Reno.

Pertamina Patra Niaga menyatakan pemeriksaan kondisi AMT telah dilakukan sebelum keberangkatan. Berdasarkan pemeriksaan tersebut, pengemudi dinyatakan laik jalan.

Pertamina Patra Niaga menegaskan aspek keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, dan lingkungan (HSSE) menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasional distribusi energi.

Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Truk Pertamina Tabrak Pembatas Tol Jagorawi

Sebelumnya, kecelakaan terjadi di ruas Tol Jagorawi KM 1+400 Jalur A, pada Minggu (27/9/2026) pukul 08.20 WIB. Insiden ini melibatkan Mitsubishi Xpander dengan truk Pertamina.

Kepala Induk 1 Satuan Patroli Jalan Raya AKP Suhari mengatakan, kecelakaan bermula dari truk Pertamina melaju dari arah Tanjung Priok ke arah Jagorawi. Setibanya di lokasi, sopir truk mengalami microsleep hingga kendaraan tersebut menabrak pembatas beton.

"Pengemudi truk Pertamina (Gas) mengalami microsleep" kata Suhari dalam keterangannya, Minggu (27/9/2026).

Sementara itu, Mitsubishi Xpander yang masuk ke Tol Jagorawi dari arah UKI terkena hancuran beton tersebut.

"Kendaraan Xpander dari arah UKI masuk jago terkena hancuran beton yang mengakibatkan kerusakan bagian depan," ujar Suhari.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Sementara itu, kerugian material meliputi truk Pertamina mengalami patah as roda kendaraan dan mobil Mitsubishi Xpander mengalami kerusakan pada bagian radiator.

Suhari mengatakan, saat ini proses mediasi antara ketiga pihak yaitu Jasa Marga, pengendaran Xpander, dan Pertamina masih berlangsung. Selain itu, pengaturan arus lalu lintas di lokasi kejadian juga telah dilakukan.

"Masih dalam proses mediasi antara ketiga pihak (Pengelola Tol/JM, pengendara Expander dengan pengelola Pertamina)," tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya