Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Jumat, (25/9/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup merosot 1,2% disertai dengan aksi jual asing Rp 1,42 triliun. Saham-saham yang paling banyak dijual asing yakni saham BMRI, BBRI, TLKM, ANTM dan DEWA.
Advertisement
“IHSG berpotensi lanjut koreksi jika IHSG gagal break kembali di atas 6.300,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.
Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di level support 6.220-6.280 dan level resistance 6.300-6.330.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Co Tbk (ULTJ), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT MAP Aktifadiperkasa Tbk (MAPA) dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).
Rekomendasi Teknikal
Trading Idea hari ini: PTRO, ULTJ, BULL, MDKA, MAPA, dan ERAA
- PTRO Spec Buy dengan area beli di 5.325-5.375, cutloss di bawah 5.300. Target dekat di 5.500-5.600.
- ULTJ Buy if Break 2.070, dengan target dekat di 2.120-2.190. Cutloss di bawah 2.050.
- BULL Spec Buy dengan area beli di 378-380, cutloss di bawah 374. Target dekat di 386-394.
- MDKA Spec Buy dengan area beli di 3.000-3.050, cutloss di bawah 2.970. Target dekat di 3.140-3.200.
- MAPA Spec Buy dengan area beli di 645, cutloss di bawah 635. Target dekat di 655-675.
- ERAA Spec Buy dengan area beli di 610, cutloss di bawah 600. Target dekat di 625-630.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 24 September 2026
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada perdagangan saham Kamis, (24/9/2026). IHSG hari ini anjlok meninggalkan posisi 6.300 di tengah seluruh sektor saham yang memerah.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini tersungkur 1,2% menjadi 6.298,60. Indeks saham LQ45 terpangkas 1,57% menjadi 623,25. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.
Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.368 dan level terendah 6.287,45. Tekanan IHSG hari ini didorong 462 saham yang melemah. Di sisi lain, 188 saham menguat dan 144 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.656.621 kali dengan volume perdagangan saham 29,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.909.
Seluruh sektor saham tertekan pada Kamis pekan ini. Sektor saham basic merosot 2,17%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham industri tergelincir 2,09% dan sektor saham properti terperosok 1,66%.
Di sisi lain, sektor saham energi turun 0,62%, sektor saham consumer nonsiklikal melemah 0,36%, sektor saham siklikal susut 1,28%, sektor saham kesehatan melemah 1,1%. Lalu sektor saham keuangan merosot 1,32%, sektor saham teknologi dan infrastruktur masing-masing turun 1,14%, serta sektor saham transportasi melemah 0,84%.