Long March Hari Keadilan Ekologis 2026 di Depan Gedung DPR

oleh Budy SantosoDiterbitkan 21 September 2026, 17:39 WIB
Long March Hari Keadilan Ekologis 2026 di Depan Gedung DPR
Warga bersama komunitas pejuang lingkungan melakukan aksi long march dalam rangka memperingati Hari Keadilan Ekologis (HKE) 2026 di depan Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). Aksi yang digelar Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bersama sejumlah komunitas lingkungan tersebut menjadi ruang untuk menyuarakan berbagai persoalan ekologis di Indonesia. Peserta aksi membawa sejumlah isu, di antaranya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dampak asap terhadap masyarakat, serta krisis iklim. Mereka juga menyoroti rencana pembangunan panas bumi di kawasan Gunung Gede Pangrango dan persoalan lingkungan lainnya. Melalui aksi tersebut, peserta menyampaikan aspirasi terkait kondisi lingkungan dan dampaknya terhadap masyarakat.
Sejumlah pegiat lingkungan mengikuti aksi memperingati Hari Keadilan Ekologis (HKE) 2026 di depan Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). Dalam aksi tersebut, peserta turut menyoroti pembangunan panas bumi di kawasan Gunung Gede Pangrango dan persoalan lingkungan lainnya. (KLY/Budy Santoso)
Warga dan komunitas pejuang lingkungan melakukan long march dalam rangka memperingati Hari Keadilan Ekologis (HKE) 2026 di depan Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). (KLY/Budy Santoso)
Sejumlah peserta membawa poster saat mengikuti aksi Hari Keadilan Ekologis (HKE) 2026 di depan Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). Aksi tersebut digelar WALHI bersama komunitas pejuang lingkungan untuk menyuarakan berbagai persoalan lingkungan. (KLY/Budy Santoso)
Peserta aksi melakukan long march sambil membawa poster berisi seruan terkait persoalan lingkungan dalam peringatan Hari Keadilan Ekologis (HKE) 2026 di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). (KLY/Budy Santoso)
Massa aksi Hari Keadilan Ekologis (HKE) 2026 berjalan menuju depan Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). Peserta menyuarakan sejumlah isu, termasuk kebakaran hutan dan lahan, krisis iklim, serta dampak asap terhadap masyarakat. (KLY/Budy Santoso)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya