Mardiono Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Tengah Situasi Global

Mardiono mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan silaturahmi agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang di tengah situasi saat ini.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 06 September 2026, 22:02 WIB
Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono menghadiri pengajian akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW serta Haul RKH Hasan Bakir dan RKH Murtadzo Buju’ Tantoh di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat (4/9) malam (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengajak masyarakat terus memupuk persatuan dan memperkuat silaturahmi di tengah dinamika kehidupan global yang dinilainya sedang tidak baik-baik saja.

Pesan tersebut disampaikan Mardiono saat menghadiri pengajian akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW serta Haul RKH Hasan Bakir dan RKH Murtadzo Buju’ Tantoh di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat (4/9) malam.

Mardiono mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan silaturahmi agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang di tengah situasi saat ini.

“Terkait persoalan kebangsaan, masyarakat harus terus memupuk persatuan agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang membuat kita terprovokasi di zaman sekarang,” kata Mardiono.

Mardiono menyebut, silaturahmi menjadi salah satu cara penting untuk menjaga persatuan sekaligus menyikapi berbagai dinamika kehidupan yang terjadi, baik di dalam negeri maupun secara global.

“Tingkatkan silaturahmi agar bisa menyikapi dinamika kehidupan dunia yang saat ini memang sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Mardiono juga berharap Indonesia senantiasa berada dalam kondisi aman dan tertib. Dia berharap berbagai program pemerintah yang saat ini tengah dicanangkan dapat berjalan dengan baik sehingga mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

“Semoga bangsa kita menjadi bangsa yang aman, tertib, dan sesuai dengan program pemerintah yang sekarang sedang dicanangkan dapat berjalan agar dapat lebih mempercepat terwujudnya kesejahteraan dan menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tutur Mardiono.

Dalam kesempatan tersebut, Mardiono juga meminta doa dari para guru dan kiai di Madura, khususnya untuk Presiden Prabowo Subianto. Mardiono berharap Presiden Prabowo senantiasa diberikan kesehatan dan keberanian dalam menjalankan tugas memimpin bangsa, termasuk dalam penegakan hukum dan keadilan serta menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945.

“Saya ke sini juga minta doanya para guru, para kiai, khususnya untuk Presiden Prabowo Subianto agar diberikan kesehatan dan keberanian dalam memimpin negara ini, dalam penegakan hukum, penegakan keadilan, menjalankan landasan UUD 1945 bangsa kita sebagaimana yang sudah dilakukannya,” kata Mardiono.

Mardiono menjelaskan, kehadirannya di Pamekasan selain untuk menghadiri haul juga menjadi momentum untuk bersilaturahmi dengan para kader PPP di seluruh wilayah Madura Raya. 

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya