Juventus menaruh harapan besar pada striker jangkung Fernando Llorente saat merekrutnya dengan gratis musim panas lalu dari Athletic Bilbao. Llorente diharapkan bisa menjadi jalan keluar atas mandulnya lini depan Juventus.
I Bianconeri berharap bisa menciptakan duet maut dengan mendatangkan Llorente dan Carlos Tevez. Tapi apa daya, Llorente ternyata sejauh ini belum mampu bersinar. Performa Llorente mengecewakan selama pramusim. Llorente pun belum pernah diturunkan Conte sebagai starter pada tiga laga awal Serie A.
Pelatih Juve Antonio Conte lebih memilih menurunkan Tevez berduet dengan Mirko Vucinic. Akibat jarang dimainkan, Llorente mulai sering diisukan bakal pindah. Barcelona, Chelsea dan Arsenal konon sedang memantau perkembangan Llorente.
Conte akhirnya angkat bicara mengapa pemain berkebangsaan Spanyol itu belum juga dimainkan. Conte menilai Llorente masih butuh waktu untuk fit 100 persen sehingga tidak akan memaksakannya untuk bermain.
"Fernando Llorente bagian dari skuat ini, tapi dia telah absen selama setahun dan ini berarti kehilangan ketajaman, jadi dia perlu waktu untuk kembali ke kebugaran penuh. Saya tidak ingin memainkannya sebelum dia siap hanya untuk membuat media tetap senang," ucap Conte.
I Bianconeri berharap bisa menciptakan duet maut dengan mendatangkan Llorente dan Carlos Tevez. Tapi apa daya, Llorente ternyata sejauh ini belum mampu bersinar. Performa Llorente mengecewakan selama pramusim. Llorente pun belum pernah diturunkan Conte sebagai starter pada tiga laga awal Serie A.
Pelatih Juve Antonio Conte lebih memilih menurunkan Tevez berduet dengan Mirko Vucinic. Akibat jarang dimainkan, Llorente mulai sering diisukan bakal pindah. Barcelona, Chelsea dan Arsenal konon sedang memantau perkembangan Llorente.
Conte akhirnya angkat bicara mengapa pemain berkebangsaan Spanyol itu belum juga dimainkan. Conte menilai Llorente masih butuh waktu untuk fit 100 persen sehingga tidak akan memaksakannya untuk bermain.
"Fernando Llorente bagian dari skuat ini, tapi dia telah absen selama setahun dan ini berarti kehilangan ketajaman, jadi dia perlu waktu untuk kembali ke kebugaran penuh. Saya tidak ingin memainkannya sebelum dia siap hanya untuk membuat media tetap senang," ucap Conte.