Kunjungi Deli Serdang, Dirjen Bina Pemdes Dorong Percepatan Pembangunan Desa

Pembangunan desa perlu dilakukan dengan memperhatikan karakteristik, kebutuhan, dan potensi masing-masing wilayah.

oleh Tim RegionalDiterbitkan 25 Agustus 2026, 09:19 WIB
Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, La Ode Ahmad P. Bolombo (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, La Ode Ahmad P. Bolombo, melakukan kunjungan kerja ke Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Sabtu (22/8).

Kepala Desa Medan Krio, R. Chairul Azmi, menyampaikan sejumlah program yang tengah dilakukan pemerintah desa, di antaranya persiapan pelaksanaan Program Satu Desa Satu Sarjana, penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), stunting dan tuberkulosis (TB). Sementara itu, pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah selesai dan ditargetkan mulai beroperasi dalam waktu sekitar satu bulan.

Selanjutnya, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terhadap pelaksanaan program strategis nasional di tingkat desa, termasuk melalui penyediaan lokasi strategis untuk pembangunan dan operasional KDKMP. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, La Ode menegaskan bahwa desa merupakan fondasi pembangunan nasional. Karena itu, pembangunan desa perlu dilakukan dengan memperhatikan karakteristik, kebutuhan, dan potensi masing-masing wilayah.

“Desa adalah fondasi pembangunan nasional. Kalau desa kita bangun dan kita kuatkan dengan baik, maka masyarakatnya juga akan semakin maju dan sejahtera,” ujar La Ode.

La Ode juga menekankan percepatan pelaksanaan KDKMP agar tidak ada desa atau kelurahan yang tertinggal. Selain itu, penguatan Posyandu dinilai penting untuk mendukung pelayanan dasar dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Ditjen Bina Pemerintahan Desa juga menginisiasi Desa Jaga Ruang dengan pendekatan klasterisasi desa berdasarkan karakteristik, potensi, dan keunggulan masing-masing. La Ode menekankan pentingnya data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan desa.

“Setiap desa memiliki karakter dan potensi yang berbeda. Kita harus melihat data dan memahami potensi wilayah, kemudian menentukan apa yang paling tepat untuk dikembangkan,” katanya.

Kunjungan kerja turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, para kepala desa se-Kecamatan Sunggal, kader PKK dan Posyandu, Kepala KDKMP, serta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Sunggal. Melalui kunjungan ini, pemerintah pusat, daerah, dan desa diharapkan semakin solid dalam memperkuat pembangunan desa yang berbasis data dan potensi lokal.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya