Pemakaman Al-Ghozi Menunggu Hasil Otopsi

Jenazah Faturrahman al-Ghozi tiba di kediaman orang tuanya di Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Madiun, Jatim, Kamis dini hari. Pemakaman Al-Ghozi masih menunggu hasil otopsi Tim Mer-C.

oleh Liputan6Diterbitkan 16 Oktober 2003, 17:57 WIB
Liputan6.com, Madiun: Jenazah Faturrahman al-Ghozi alias Goci tiba di kediaman orang tuanya di Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/10), sekitar pukul 02.40 WIB. Sekitar tiga jam sebelumnya, peti mati Al-Ghozi diangkut dengan ambulans dari Bandar Udara Djuanda, Surabaya, Jatim. Setiba di rumah duka, Nyonya Rukanah diberi kesempatan pertama melihat jenazah putra kandungnya itu [baca: Jenazah Al-Ghozi Dikawal ke Kampung Halaman].

Kini, jenazah buronan kasus terorisme yang ditembak polisi di Filipina itu masih disemayamkan di rumah duka. Rencananya, siang ini, pemakaman baru dilakukan setelah Tim Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C) melakukan otopsi. Sebelumnya, Rukanah meminta jasad Al-Ghozi segera dikubur tanpa dikafani atau dimandikan karena anaknya dianggap mati syahid.

Menurut kalangan keluarga, otopsi dilakukan buat memastikan penyebab kematian Al-Ghozi. Tewas karena baku tembak dengan polisi Filipina atau didor dari jarak dekat [baca: Sejumlah Keganjilan Kematian Al-Ghozi]. Jika Al-Ghozi terbukti dieksekusi dan sarat muatan politis, keluarga menyerahkan segalanya ke pengacara dari Tim Pembela Muslim (TPM).

Kedatangan jenazah Al-Ghozi juga disaksikan sekitar 100-an santri Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Solo, Jawa Tengah. Tampak pula pimpinan Ponpes Al-Islam, Tenggulun, Lamongan, Jatim, ustad Zakaria. Mereka tampak khusuk mendoakan almarhum di rumah duka. Setelah pihak keluarga menyatakan pemakaman menunggu otopsi, ratusan pelayat berangsur-angsur pulang. Kini, di sepanjang jalan menuju rumah Al-Ghozi, dipenuhi spanduk berisikan dukungan kepada Al-Ghozi yang dianggap sebagai pejuang yang mati syahid.(ANS/Agus Ainul Yakin dan Danang Sumirat)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya