Prediksi IHSG Hari Ini 29 September 2025, Berpeluang ke 8.162

Berikut prediksi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, (29/9/2025).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 29 September 2025, 09:00 WIB
Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Senin, (29/9/2025). Jika IHSG hari ini gagal bertahan di 7.980, diperkirakan mendorong IHSG berbalik arah melemah.

Ananlis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar menuturkan, pada perdagangan saham, 26 September 2025, IHSG ditutup di 8.099,33 setelah bergerak di rentang 8.035-8.099,33.

"Indeks masih dalam channel naik namun mendekati support kritis di 7.980,” ujar dia dalam catatannya.

Tasrul mengatakan, level kunci resistance pertama di 8.120 dan level resistance kedua di 8.162. Sedangkan level support pertama di 8.029 dan level support kedua 7.980 pada perdagangan saham Senin, 29 September 2025.

“Gagal bertahan di 7,980 berpotensi memicu koreksi lebih dalam, sementara rebound dengan volume kuat membuka peluang uji ulang resistance,” kata dia.

Sementara itu, dalam catatan Kiwoom Research Indonesia menyebutkan, secara teknikal, IHSG terlihat pertahankan tren naik berlandaskan moving average (MA)10 harian menjadikan 8.040 sebagai support terdekat saat ini.

“Kiwoom Research mengharapkan kenaikan masih bisa berlanjut hari ini, namun para investor/trader perlu monitor lekat-lekat resistance all time high (ATH) 8.150-8.170  sebelum lakukan average up,” kata dia.

Untuk rekomendasi saham, Kiwoom Research memilih saham PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT PP London Sumatera Tbk (LSIP).

 

Rekomendasi Saham

Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (9/9/2021). IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat 42,2 poin atau 0,7 persen ke posisi 6.068,22 dipicu aksi beli oleh investor asing. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Trading Idea dari Kiwoom Research pada Senin, 29 September 2025:

1.ARTO

Entry Buy : 2.090 – 2.150

Target Price: 2.230 – 2.310

Support: 2.050 – 2.090

Cut loss : 2.030

 

2.EMTK

Entry Buy : 1.270 – 1.315

Target Price: 1,370 – 1,425

Support: 1.245 – 1.270

Cut loss : 1.235

 

4.HMSP

Entry Buy: 845 – 875

Target Price: 910 – 945

Support: 830 – 845

Cut loss: 820

 

5.LSIP

Entry Buy : 1.310 – 1.355

Target Price: 1.410 – 1.465

Support: 1.285 – 1.310

Cut loss: 1.275

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 26 September 2025

Selasa (9/9/2025) pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk 1,47% ke level 7.653,65. Pergerakan IHSG hari ini masih melanjutkan sentimen negatif pada sore kemarin, Senin (8/9/2025) yang ditutup turun 1,28%. (AP Photo/Tatan Syuflana)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyaris sentuh 8.100 pada perdagangan saham Jumat, (26/9/2025). Kenaikan IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,73% ke posisi 8.099,33. Indeks saham LQ45 bertambah 0,87% ke posisi 802,61. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Pada perdagangan Jumat ini, IHSG berada di level tertinggi 8.099,33 dan level terendah 8.034,99. Indeks saham LQ45 menanjak 0,87% ke posisi 802,61. Sebanyak 337 saham menguat dan 310 saham melemah. 152 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan sebanyak 2.164.487 kali dengan volume perdagangan 41,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 22 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.701.

 

Sektor Saham

Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mayoritas sektor saham menghijau. Sementara itu, sektor saham transportasi merosot 1,48% dan sektor saham properti terpangkas 0,37%.

Di sisi lain, sektor saham basic naik 2,84%, dan catat penguatan terbesar. Sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 1,63%, sektor saham teknologi bertambah 1,38%. Kemudian sektor saham industri menanjak 1,06% dan sektor saham infrastruktur mendaki 1,03%.

Di sisi lain, sektor saham energi naik 0,95%, sektor saham consumer siklikal menguat 0,54%, sektor saham keuangan melompat 0,52%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya