Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Senin, (29/9/2025). Jika IHSG hari ini gagal bertahan di 7.980, diperkirakan mendorong IHSG berbalik arah melemah.
Ananlis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar menuturkan, pada perdagangan saham, 26 September 2025, IHSG ditutup di 8.099,33 setelah bergerak di rentang 8.035-8.099,33.
Advertisement
"Indeks masih dalam channel naik namun mendekati support kritis di 7.980,” ujar dia dalam catatannya.
Tasrul mengatakan, level kunci resistance pertama di 8.120 dan level resistance kedua di 8.162. Sedangkan level support pertama di 8.029 dan level support kedua 7.980 pada perdagangan saham Senin, 29 September 2025.
“Gagal bertahan di 7,980 berpotensi memicu koreksi lebih dalam, sementara rebound dengan volume kuat membuka peluang uji ulang resistance,” kata dia.
Sementara itu, dalam catatan Kiwoom Research Indonesia menyebutkan, secara teknikal, IHSG terlihat pertahankan tren naik berlandaskan moving average (MA)10 harian menjadikan 8.040 sebagai support terdekat saat ini.
“Kiwoom Research mengharapkan kenaikan masih bisa berlanjut hari ini, namun para investor/trader perlu monitor lekat-lekat resistance all time high (ATH) 8.150-8.170 sebelum lakukan average up,” kata dia.
Untuk rekomendasi saham, Kiwoom Research memilih saham PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT PP London Sumatera Tbk (LSIP).
Rekomendasi Saham
Trading Idea dari Kiwoom Research pada Senin, 29 September 2025:
1.ARTO
Entry Buy : 2.090 – 2.150
Target Price: 2.230 – 2.310
Support: 2.050 – 2.090
Cut loss : 2.030
2.EMTK
Entry Buy : 1.270 – 1.315
Target Price: 1,370 – 1,425
Support: 1.245 – 1.270
Cut loss : 1.235
4.HMSP
Entry Buy: 845 – 875
Target Price: 910 – 945
Support: 830 – 845
Cut loss: 820
5.LSIP
Entry Buy : 1.310 – 1.355
Target Price: 1.410 – 1.465
Support: 1.285 – 1.310
Cut loss: 1.275
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 26 September 2025
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyaris sentuh 8.100 pada perdagangan saham Jumat, (26/9/2025). Kenaikan IHSG terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,73% ke posisi 8.099,33. Indeks saham LQ45 bertambah 0,87% ke posisi 802,61. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Pada perdagangan Jumat ini, IHSG berada di level tertinggi 8.099,33 dan level terendah 8.034,99. Indeks saham LQ45 menanjak 0,87% ke posisi 802,61. Sebanyak 337 saham menguat dan 310 saham melemah. 152 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan sebanyak 2.164.487 kali dengan volume perdagangan 41,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 22 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.701.
Sektor Saham
Mayoritas sektor saham menghijau. Sementara itu, sektor saham transportasi merosot 1,48% dan sektor saham properti terpangkas 0,37%.
Di sisi lain, sektor saham basic naik 2,84%, dan catat penguatan terbesar. Sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 1,63%, sektor saham teknologi bertambah 1,38%. Kemudian sektor saham industri menanjak 1,06% dan sektor saham infrastruktur mendaki 1,03%.
Di sisi lain, sektor saham energi naik 0,95%, sektor saham consumer siklikal menguat 0,54%, sektor saham keuangan melompat 0,52%.