Hadiri KTT Palestina, Prabowo: Hentikan Bencana Kemanusiaan di Gaza, Akhiri Perang Sekarang

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penghentian tragedi kemanusiaan di Gaza. Dia menegaskan komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang abadi.

oleh Tim NewsDiperbarui 23 September 2025, 09:26 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penghentian tragedi kemanusiaan di Gaza. Dia menegaskan komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang abadi.

Sikap tegas Indonesia soal Palestina ini disampaikan dalam pidatonya pada High-level International Conference on the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of Two-State Solution atau KTT Palestina yang digelar di United Nations General Assembly Building, Manhattan, New York, Selasa (23/9).

“Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita,” kata Prabowo.

Dunia Harus Akhiri Ketakutan

Ia juga menyerukan agar dunia mengakhiri kebencian dan ketakutan, serta mengedepankan perdamaian antar sesama manusia.

“Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan. Kita harus mengatasi kecurigaan. Kita harus mewujudkan perdamaian yang dibutuhkan oleh keluarga besar umat manusia,” ujarnya.

Posisi Indonesia Dukung Solusi Israel dan Palestina

Prabowo menegaskan, posisi Indonesia yang konsisten mendukung solusi dua negara (two-state solution) dan mendesak dunia internasional segera menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza serta mengakhiri perang.

“Kami siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian ini. Kami bersedia menyediakan pasukan penjaga perdamaian. Damai, damai sekarang! Damai segera! Kita butuh perdamaian,” pungkasnya.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya