Zaman Modern, Hewan Peliharaan Jadi Sebab Utama Perceraian

Dalam berumah tangga, tak ada satu pasangan pun yang mengharapkan untuk berpisah. Terlebih lagi jika perpisahan yang harus terjadi disebabkan karena masalah sepele.

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 04 Maret 2013, 06:58 WIB
Dalam berumah tangga, tak ada satu pasangan pun yang mengharapkan untuk berpisah. Terlebih lagi jika perpisahan yang harus terjadi disebabkan karena masalah sepele.

Sekarang ini, perceraian dapat terjadi bukan hanya karena perselingkuhan dan ketidakpercayaan satu sama lain. Namun, banyak pasangan di kota besar bercerai karena hewan peliharaan. Sepele, bukan?

Percaya atau tidak, binatang peliharaan dapat menjadi penyebab retaknya bahtera rumah tangga pasangan di kota besar. Alasannya pun beragam. Mulai dari pasangan (istri atau suami) yang alergi terhadap bulu dari hewan peliharaan, sampai ke masalah tanggung jawab atas hewan peliharaan tersebut.

"Ini merupakan masalah serius. Masalah seperti ini bukan sesuatu yang harus diabaikan. Orang bisa menjadi sangat melekat pada hewan peliharaannya dari pada sama pasangannya," kata seorang pengacara kenamaan India, Mrunalini Deshmukh, seperti dikutip Times of India, Senin (4/3/2013)

Desmukh menambahkan, gesekan yang meningkat dalam hubungan pernikahan dikarenakan hewan peliharaan. Beberapa orang mengharapkan pasannya mau menerima hewan peliharaannya tersebut tanpa syarat. Tapi, ternyata tak semudah itu.

Masalah kesehatan pun menjadi faktor yang tak dapat dihindari dari pertengkaran tersebut. Menurut Laura Vaz, rekan kerja Deshmukh, terkadang ada pasangan yang mungkin alergi terhadap bulu kucing atau anjing, tetapi pasangannya mengharapkan dirinya untuk dapat menghadapinya. Dan itu merupakan cermin dari keegoisan seseorang.

Ada banyak faktor ketidakdewasaan menjadi faktor utama di sini dan dinilai nyata bahwa perkawinan dapat dilupakan begitu saja. Sayangnya, semua alasan untuk bersama-sama berujung pada perceraian.

Masalah alergi memang tidak dapat dibiarkan begitu saja. Orang yang alergi terhadap bulu halus hewan peliharaan tidak dapat dengan mudah menahan terlalu lama berdekatan dengan hewan tersebut.

Makanya itu, banyak pasangan yang disarankan untuk mengetahui terlebih dulu, apakah pasangannya memiliki alergi terhadap binatang peliharaan atau tidak, sebelum memutuskan untuk memelihara hewan di kala memutuskan untuk berumah tangga.(Adt/Igw)

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya