Kesibukan orangtua dengan pekerjaan membuat waktu dengan anak berkurang. Saat orangtua pulang, biasanya anak bakal menunjukkan rasa kangennya dengan berbagai cara, salah satunya dengan glendotan.
Jika anak sudah glendotan, para ibu jangan pasang wajah bete meski lelah melanda. Saat itu anak-anak betul-betul sedang menunjukkan rasa sayangnya.
"Itu hal yang wajar. Kalau anak nggak glendotan justru malah harus dipertanyakan karena si anak yang gelendotan itu masih punya cinta ke orangtuanya dan berarti anak kangen," kata Psikolog Ratih Ibrahim di sela-sela Acara Dancow Parenting Center, Jakarta, Kamis (31/1/2013).
Menurut Ratih, anak yang ditinggal orangtuanya bekerja juga bisa belajar mandiri kapan saja. Bahkan ketika anak sedang glendotan.
"Kalau sebenarnya cara simplenya lebih gampang. Misalnya ketika anak glendotan ketika ibunya pulang kerja, ajak si anak makan bareng, makan bersama, dengan mengajari misalnya pakai sendok sendiri atau makan sendiri, tapi tetap bareng sama ibunya,".
"Jadi bangun kemandirian anak dengan membantunya akan hal-hal yang sifatnya prinsip".
"Supaya anaknya jadi sehat, percaya diri, mudah bergaul, dan berjiwa pemimpin," pungkasnya.(Mel/Igw)
Jika anak sudah glendotan, para ibu jangan pasang wajah bete meski lelah melanda. Saat itu anak-anak betul-betul sedang menunjukkan rasa sayangnya.
"Itu hal yang wajar. Kalau anak nggak glendotan justru malah harus dipertanyakan karena si anak yang gelendotan itu masih punya cinta ke orangtuanya dan berarti anak kangen," kata Psikolog Ratih Ibrahim di sela-sela Acara Dancow Parenting Center, Jakarta, Kamis (31/1/2013).
Menurut Ratih, anak yang ditinggal orangtuanya bekerja juga bisa belajar mandiri kapan saja. Bahkan ketika anak sedang glendotan.
"Kalau sebenarnya cara simplenya lebih gampang. Misalnya ketika anak glendotan ketika ibunya pulang kerja, ajak si anak makan bareng, makan bersama, dengan mengajari misalnya pakai sendok sendiri atau makan sendiri, tapi tetap bareng sama ibunya,".
"Jadi bangun kemandirian anak dengan membantunya akan hal-hal yang sifatnya prinsip".
"Supaya anaknya jadi sehat, percaya diri, mudah bergaul, dan berjiwa pemimpin," pungkasnya.(Mel/Igw)