Pengelola Tapin Coal Terminal Girang AGM Kembali Kirim Batu Bara ke PLN

Bahkan, batu bara yang dikirim AGM kepada PLN diberikan dengan harga khusus.

oleh Liputan6.comDiperbarui 23 Januari 2022, 20:27 WIB
Pekerja menggunakan alat berat untuk memuat batu bara ke truk di Pelabuhan Karya Citra Nusantara (KCN) Marunda, Jakarta, 17 Januari 2022. Indonesia melonggarkan larangan ekspor batu bara. (ADEK BERRY/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Produsen batu bara, PT Antang Gunung Meratus (AGM) kembali mengirimkan 500 ribu metrik ton batu bara kepada PLN melalui terminal PT Tapin Coal Terminal (TCT) di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Pengiriman kembali ini membuat girang PT Tapin Coal Terminal (TCT) selaku pengelola terminal tersebut. Bahkan, batu bara yang dikirim diberikan dengan harga khusus.

Direktur PT AGM Deden Ramdhan dan Direktur PT TCT Markus A Wibisono yang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pengiriman batubara PT AGM kepada PLN, di Jakarta pada  Kamis, 20 Januari 2022.

Pengiriman untuk memenuhi penugasan kebutuhan batubara untuk kepentingan dalam negeri (DMO) bulan Januari.

“Kami menyambut baik keputusan PT AGM. Kami tidak takut merugi karena ini semua demi kepentingan negara,” kata Markus dalam keterangannya.

TCT memberikan harga khusus sebesar Rp 16.000 per metrik ton untuk pengiriman batu bara PT AGM kepada PLN. Harga kontrak yang berlaku saat ini sebesar Rp 60.000 per metrik ton.

 

Buka Jalur Alternatif

Gambar udara menunjukkan seorang pekerja berdiri di atas truk bermuatan batu bara di Pelabuhan Karya Citra Nusantara (KCN) Marunda, Jakarta, 17 Januari 2022. Indonesia melonggarkan larangan ekspor batu bara. (ADEK BERRY/AFP)

Selain memberikan harga khusus, PT TCT akan membuka jalan hauling baru sepanjang 4.5 kilometer di dekat Underpass KM 101 Jl. A. Yani sebagai alternatif jalan untuk pengiriman batubara kebutuhan DMO perusahaan-perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Tapin.

TCT mempersilakan perusahaan-perusahaan pemegang IUP tersebut menggunakan jalan hauling baru ini untuk tujuan pemenuhan kebutuhan DMO batu bara melalui Terminal TCT.

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya