Waduh, Ahli Kesehatan Serukan Penundaan Olimpiade Tokyo 2020 Usai Belasan Atlet Positif Covid-19

Beberapa atlet sudah dinyatakan positif Covid-19. Panitia Penyelenggara Tokyo 2020 (TOGOC) menyebut kasus baru telah memunculkan "diskusi" tentang pembatalan Olimpiade.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 21 Juli 2021, 09:30 WIB
Banner Olimpiade Tokyo 2020. (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Jakarta Olimpiade Tokyo, yang sempat tertunda pada 2020 akibat pandemi Covid-19, saat ini sudah siap digelar, meskipun para ahli kesehatan menyerukan penundaan lagi atau pembatalan langsung.

Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 sesuai jadwal akan digelar pada Jumat, 23 Juli 2021. Namun, sebelumnya sudah ada 2 cabang olahraga (cabor) yang digelar pada Rabu dan Kamis, 21-22 Juli 2021, yaitu softball dan sepak bola (putra dan putri).

"Upacara Pembukaan akan berlangsung di Stadion Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021 pukul 20.00 JST. Acara ini tepat mundur setahun dari tanggal yang direncanakan karena pandemi Covid-19," keterangan di laman resmi Tokyo 2020.

Terlepas dari protokol Covid yang ketat, beberapa atlet yang menghadiri Olimpiade Tokyo 2020 telah dinyatakan positif terkena virus tersebut. CEO Panitia Penyelenggara Tokyo 2020 (TOGOC) Toshiro Muto mengakui bahwa lonjakan kasus baru telah memunculkan "diskusi" tentang pembatalan Olimpiade.

"Kami tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi dengan jumlah kasus virus corona," kata Muto, dalam konferensi pers.

Simak Video Menarik Berikut Ini


Aman

Seorang pria yang mengenakan masker pelindung untuk membantu mengekang penyebaran virus corona berjalan di depan logo Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Selasa (22/6/2021). Ibu kota Jepang mengkonfirmasi lebih dari 430 kasus virus corona baru pada hari Selasa. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Penyelenggara telah berjanji untuk membuat Olimpiade 2020 tetap "aman dan terjamin." Sementara, Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach beberapa bulan lalu mengatakan membatalkan acara tidak pernah menjadi opsi.

Kekhawatiran terhadap melonjaknya Covid-19 muncul seiring bertambahnya daftar positif terkait Olimpiade Tokyo sejak 1 Juli, ketika banyak atlet dan ofisial mulai berdatangan. Berikut adalah atlet yang dinyatakan positif Covid-19 sejauh ini.


Thabiso Monyane dan Kamohelo Mahlatsi

Banner sepak bola Olimpiade Tokyo 2020. (Liputan6.com/Abdillah)

Thabiso Monyane dan Kamohelo Mahlatsi, keduanya anggota tim sepak bola Afrika Selatan di Olimpiade. Keduanya dinyatakan positif Covid-19.

Mario Masha, analis video tim juga dinyatakan positif dan ketiganya diisolasi di kamar mereka di desa Olimpiade. Menurut BBC, 21 pemain dan ofisial adalah kontak dekat.

Kemudian ada juga Ondrej Perusic. Dia adalah pemain voli pantai berusia 26 tahun dari Republik Ceko, menjadi pemain ketiga yang resmi dinyatakan positif COVID-19 di perkampungan atlet di Tokyo.


Coco Gauff

Coco Gauff, pemain tenis berusia 17 tahun di Tim USA, mengumumkan bahwa dia menarik diri dari Olimpiade setelah dinyatakan positif COVID-19. Dia ditetapkan menjadi pemain tenis Olimpiade termuda sejak Mario Ancic pada tahun 2000.

Lanjut Baca:

Katie Lou Samuelson, anggota tim bola basket 3 lawan 3 Tim USA, juga dinyatakan positif COVID-19. Dia akan digantikan oleh Jackie Young, 23 tahun yang bermain untuk Las Vegas Aces. Samuelson belum melakukan perjalanan ke Tokyo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya