Shinta Bachir Dilarang Puasa oleh Suami

Kondisi kehamilan Shinta Bachir yang berbeda, membuat sang suami khawatir jika Shinta menjalani puasa di bulan Ramadan.

oleh Fachrur RozieDiterbitkan 16 Juni 2015, 16:30 WIB
Shinta Bachir. Foto: Rizky Aditya Saputra/Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Shinta Bachir sambut bulan Ramadan dengan kondisi hamil. Sang suami pun menyarankan agar dirinya tak berpuasa tahun ini. Memiliki calon anak yang berat dan panjangnya di atas rata-rata, membuat Shinta agak kesulitan dalam beribadah.

"Suami bilang nggak usah puasa dulu, kasihan anak dan bundanya. Aku juga nggak tahu ya, kapan lagi puasa. Semoga sehat, bisa tarawih. Karena bayi ini berat dan panjangnya di atas rata-rata," kata Shinta Bachir di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2015).

Shinta Bachir (Liputan6.com)

Meski dilarang sang suami, Shinta Bachir mengaku sangat ingin menjalankan ibadah puasa. Ia takut jika tahun depan dirinya tak lagi bertemu Ramadan.

"Pengin sih coba puasa. Tadi sudah tanya ustad, apakah orang hamil boleh puasa atau tidak. Aku takut tahun depan nggak bisa lagi ketemu puasa," lanjut Shinta Bachir.

Shinta Bachir (Liputan6.com/Panji Diksana).

Shinta Bachir mengaku selama kehamilannya dirinya selalu merasakan lapar dan haus yang berlebihan. "Orang hamil itu selalu lapar dan haus ya, kayak orang nggak makan seminggu." (Fac/Mer)




Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya