Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham jelang akhir pekan ini.
Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, target resistance terdekat di level 5.537. Sedangkan level support bertahan cukup kuat di 5.423.
Advertisement
"Kondisi IHSG kembali membuka peluang untuk melanjutkan kenaikan berikutnya dengan potensi untuk kembali mencetak rekor baru," ujar William dalam ulasannya, Jumat (10/4/2015).
Dalam riset PT Sinarmas Sekuritas menyebutkan, sentimen global akan mempengaruhi indeks saham. Sentimen itu antara lain China akan merilis data inflasi yang diperkirakan ke level 0,9 persen MoM dari sebelumnya di level 1,2 persen MoM. Selain itu, Amerika Serikat (AS) akan merilis data initial jobless claim yang diperkirakan naik 33 ribu ke 301 ribu.
Sementara itu, berdasarkan riset PT Bahana Securities menyebutkan, IHSG akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat di kisaran 5.475-5.525 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.
Untuk rekomendasi saham, William memilih sejumlah saham itu antara lain PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). (Ahm/)