REZEKI haram ditampik. Begitu prinsip Parto dan Cici Tegal. Sadar bahwa kesempatan menarik tak datang dua kali, keduanya menerima tawaran tampil saban subuh selama Ramadan. Setelah beristirahat pada Lebaran pertama dan kedua, mereka kembali mengejar setoran.
"Kita nggak ngejar setoran. Tapi alhamdulillah tawaran itu ada," kata Cici disetujui Parto. Parto menambahkan tak semua tawaran yang datang langsung dimakan. "Jika ada tiga tidak kita ambil semua, biar dua buat yang lain," ujar pengocok perut yang terkenal dengan dialek Tegal itu. Oh begitu.
Parto-Cici Tegal Tak Menampik Rezeki
REZEKI haram ditampik. Begitu prinsip Parto dan Cici Tegal. Sadar bahwa kesempatan menarik tak datang dua kali, keduanya menerima tawaran tampil saban subuh selama Ramadan. Setelah beristirahat pada Lebaran pertama dan kedua, mereka kembali mengejar setoran. "Kita nggak <i>ngejar</i> setoran. Tapi alhamdulillah tawaran itu ada," kata Cici disetujui Parto. Parto menambahkan tak semua tawaran yang datang langsung dimakan. "Jika ada tiga tidak kita ambil semua, biar dua buat yang ...
Diterbitkan 13 Desember 2002, 17:44 WIBPOPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
BPJS Kesehatan bersama Kemenkes Pantau Uji Coba Reformasi JKN di Muara Enim
- 1 minggu yang lalu
BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Terapkan Hidup Sehat lewat Fun Walk 3K di Jakarta
- 1 minggu yang lalu
BPJS Kesehatan Dorong Layanan JKN yang Komunikatif dan Berempati
- 1 minggu yang lalu
Puskeswan dan Mobil Klinik Hewan Keliling Permudah Warga Jakarta Rawat Hewan Kesayangan
- 1 minggu yang lalu
Asam Lambung Kambuh saat Liburan, Tika Tetap Bisa Akses Layanan JKN di Luar Kota