Jenazah Sophan Sophiaan Menuju Rumah Duka

Jenazah aktor dan politisi Sophan Sophiaan saat ini dalam perjalanan menuju rumah duka di Jakarta, setelah diterbangkan dari Solo, Jateng. Sophan Sophiaan tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Ngawi, Jawa Timur, pagi ini.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Mei 2008, 15:57 WIB

Liputan6.com, Jakarta: Jenazah aktor senior sekaligus politisi Sophan Sophiaan, Sabtu (17/5) petang, dalam perjalanan menuju rumah duka di bilangan Bintaro, Jakarta Selatan, setelah diterbangkan dari Bandar Udara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. Beberapa saat sebelumnya, jasad Sophan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Sebelum diterbangkan ke Jakarta, jenazah pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 26 April 1944 itu sempat berada di Rumah Sakit Umum Daerah Sragen, Jawa Tengah. Ini sesaat setelah mengalami kecelakaan di perbatasan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dan Sragen, Jateng. Saat itu tim medis langsung membawa jenazah ke ruang pemeriksaan guna melakukan visum.

Istri Sophan Sophiaan, aktris senior Widyawati, yang mengiringi jenazah tampak berduka sehingga harus didorong dengan menggunakan kursi roda. Usai diperiksa, jenazah selanjutnya dibawa dengan ambulans menuju Bandara Adi Soemarmo, Solo, untuk diterbangkan menuju rumah duka di Jakarta.

Pagi tadi Sophan Sophiaan tewas dalam kecelakaan lalu lintas. Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Ngawi Ajun Komisaris Polisi Eni Mardiasri, lubang besar di Jembatan Salak 2 di Desa Planglor, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, yang membuat sepeda motor Sophan Sophiaan terjatuh. Roda kendaraan yang dikemudikan korban terperosok di lubang jalan sepanjang kurang lebih lima meter dengan kedalaman kurang lebih 20 sentimeter [baca: Sepeda Motor Masuk Lubang, Sophan Sophiaan Tewas].

Sophian diduga tidak kuasa mengendalikan kendaraannya. Apalagi jalan di lokasi kejadian menikung sehingga dia terjungkal dan terseret kendaraannya ke kiri jalan hingga 25 meter. Sesaat kejadian, Sophian masih hidup. Namun 10 menit saat tim kesehatan yang mengikuti rombongan membawa Sophian ke RSUD Sragen, Jateng, korban mengembuskan napas terakhir.

Sebelum meninggal dunia, Sophan memang berkonvoi ke sejumlah kota bersama ratusan anggota rombongan motor gede atau moge. Bersama istrinya yang juga bintang film, Widyawati, Sophan tak kenal lelah menggemakan semangat nasionalisme ke berbagai pelosok Tanah Air. Maklum, selain sebagai artis, Sophan juga aktif di dunia politik.

Lelaki kelahiran Makassar ini cukup lama bergabung di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dalam kapasitasnya saat itu, anak mendiang Manai Sophiaan--salah seorang tokoh nasionalis--pernah menjadi anggota DPR dan MPR. Terakhir, Sophan bergabung mendirikan partai baru yang bernama Partai Demokrasi Pembaruan. Antara lain bersama dengan Arifin Panigoro, Laksamana Sukardi, dan Roy B.B. Janis. Sophan Sophiaan meninggal dalam usia 64 tahun. Ia meninggalkan satu istri dan dua putra, yakni Rommy dan Roma.(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya