Liputan6.com, Sidoarjo: Upaya penyumbatan semburan lumpur panas PT Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur, dengan memasukkan rangkaian bola beton masih terus dilakukan. Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Lapindo rencananya akan meneruskan langkah ini dengan memasukkan untaian bola beton sebanyak 374 buah. Jika berhasil tim akan menambahnya hingga mencapai seribu buah. Demikian disampaikan Juru Bicara Timnas Rudi Novrianto, Rabu (14/3).
Rudi menambahkan, sampai saat ini jumlah rangkaian bola beton yang berhasil dimasukkan sudah mencapai 322 rangkaian. Itu berarti tinggal 52 rangkaian lagi. Tim mengklaim upaya menyumbat semburan lumpur dengan bola beton sudah membuahkan hasil meski hasilnya hanya bersifat kasat mata [baca: Timnas Terus Menutup Sumber Semburan Lumpur].
Sementara itu, untuk mengantisipasi gas beracun yang keluar melebihi ambang batas, tim memasang bendera merah di sekitar lokasi pusat semburan. Selain memasukkan bola beton, tim juga masih berusaha mengalirkan lumpur ke saluran pembuangan yang mengarah ke Sungai Porong.(IAN/Eko Yudho)
Rudi menambahkan, sampai saat ini jumlah rangkaian bola beton yang berhasil dimasukkan sudah mencapai 322 rangkaian. Itu berarti tinggal 52 rangkaian lagi. Tim mengklaim upaya menyumbat semburan lumpur dengan bola beton sudah membuahkan hasil meski hasilnya hanya bersifat kasat mata [baca: Timnas Terus Menutup Sumber Semburan Lumpur].
Sementara itu, untuk mengantisipasi gas beracun yang keluar melebihi ambang batas, tim memasang bendera merah di sekitar lokasi pusat semburan. Selain memasukkan bola beton, tim juga masih berusaha mengalirkan lumpur ke saluran pembuangan yang mengarah ke Sungai Porong.(IAN/Eko Yudho)