Para suporter yang sebagian besar adalah anak-anak itu tiba dengan menumpang kereta api. Mereka mengaku adalah anak-anak jalanan yang sehari-hari mangkal di sekitar Kota Surabaya, Jawa Timur. Meski jumlah bonek ini cukup banyak, tidak satu pun yang mengaku bertanggung jawab atas anggota kelompoknya. Sebagai contoh, untuk urusan makan mereka berusaha mencari sendiri-sendiri dengan cara mengamen.
Bagi para bonek ini, menyaksikan langsung kesebelasan kesayangan mereka bertanding adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Agar bisa memberikan dukungan kepada kesebelasan Persebaya, mereka pun rela terlunta-lunta tanpa bekal selama berada di Jakarta. Dari pantauan SCTV, hingga tadi malam belum terlihat peningkatan pengamanan dari aparat di kawasan Senayan. Sebelumnya, saat berangkat dari Surabaya, para bonek ini sempat mengamuk di Stasiun Pasar Turi karena dilarang naik kereta api ].(ADO/Teguh Dwi Hartono)
Advertisement