Sukses

Polisi: Teroris Perampok Toko Emas di Magetan Anggota JAD

Liputan6.com, Jakarta - Pasca-perampokan toko emas di Magetan, Jawa Timur, Tim Densus 88 Anti Teror Polri terus memburu sel-sel jaringan teroris di Indonesia.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (27/8/2019), Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, polisi kembali menangkap empat terduga teroris di beberapa lokasi terpisah wilayah Jawa Timur yang merupakan pengembangan penangkapan dua terduga teroris berinisial BL dan HS.

Dari tangan para terduga teroris, Tim Densus 88 mengamankan senjata api, dua bom rakitan, air softgun, senapan angin, dan emas hasil kejahatan. Mereka merupakan anggota Jemaah Anshorut Daulah (JAD) wilayah Jawa Timur dan pernah terlibat aksi bom Thamrin tahun 2016 lalu.

"Jaringan ini sasaran utamanya Polri, kemudian memanfaatkan setiap momentum yang ada setiap bulan dan tindakan kejahatan lainnya, seperti pencurian dengan kekerasan," ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Menurut Dedi, keenam terduga teroris ini juga merencanakan penyerangan terhadap pospol Karanglor, Malang, Jawa Timur, dengan sasaran aparat kepolisian.