Sukses

Polres Magelang Tangkap 3 Pengeroyok Pelajar SMK

Patroli Indosiar, Magelang - Tiga pelaku pengeroyokan pelajar SMK yang tewas akibat aksi tawuran di Magelang, Jawa Tengah, diamankan polisi. Motif saling ejek di media sosial menjadi pemicu aksi tawuran para pelaku.  

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Sabtu (2/2/2019), dari 33 pelaku pengeroyokan tiga di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat Polres Magelang. Satu diantaranya masih di bawah umur.

Hasil pemeriksaan sementara, ketiga tersangka membacok dada korban hingga tewas seketika di lokasi kejadian. Motif aksi tawuran antar dua kelompok sekolah berawal saling ejek di media sosial hingga mereka bertemu di Desa Jetak, Kecamatan Mungkid.    

“Mereka saling ejek di media sosial, tidak terima, dan ketemu untuk tawuran,” kata Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adi Nugroho.

Sementara jenazah Nasrul Azis, sudah dimakamkan di Dusun Salehan, Desa Salam, Magelang. Anak bungsu dari dua bersaudara tersebut dikenal sebagai pribadi yang taat beribadah. Keluarga tak menyangka korban yang pernah menjadi santri terlibat aksi tawuran.    

"Dia memang anak pendiam, tidak pernah minta ini itu. Tidak pernah gerombolan dengan anak yang tidak baik," ujar  Agus Riyanto, paman korban.  

Hingga saat ini, polisi terus meminta keterangan para pelajar yang terlibat aksi tawuran dan tidak menutup adanya tersangka baru. (Karlina Sintia Dewi)