Sukses

Polisi Persempit Gerak Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Liputan6.com, Bogor - Karangan bunga turut berduka cita berjejer di depan rumah duka Rumah Sakit Santo Boromeus, Bandung, Jawa Barat. Satu per satu kerabat dan keluarga terus berdatangan untuk memberikan doa dan salam perpisahahn terakhir untuk mendiang Adriana Yubela Noven.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (10/1/2019), rencananya jenazah Adriana akan dimakamkan di Pemakaman Cimuncang, Bandung, Jawa Barat. Kepergian Adriana menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga.

Sang ayah berarap agar peristiwa tragis yang menimpa anaknya dapat segera diungkap oleh polisi.

"Semaksimal mungkin dan secepatnya membuka permasalahan ini dan dapat ditangkap pelakunya," kata Yohanes Bosco, ayah korban. 

Sementara itu, aparat Polresta Bogor terus memburu pelaku penusukan dengan mempersempit ruang gerak pelaku yang sudah teridentifikasi. Petugas tengah mendalami barang bukti untuk dilakukan scientist inevstigation.

"Tim gabungdan dari Mabes Polri, Polda Jabar, dan Satraskrim Polres Bogor Kota sudah mengidentifikasi pelaku. Berdasarkan data medis sosial yang kita dapat, ada hubungan pertemanan," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser.

Andriana seorang Siswi SMK kelas 12, Selasa sore, 8 Januari dibunuh seseorang di sebuah gang di kawasan Jalan Riau, Kota Bogor. Dalam rekaman kamera pengawas, korban dihampiri seorang lelaki yang diduga sudah menunggu dan bersenjata tajam.

Setelah dihampiri lelaki ini, korban jatuh tersungkur. Saat ditemukan warga, korban telah tewas dengan luka akibat senjata tajam di dada bagian kiri. Senjata pelaku ditemukan ditubuh korban. (Rio Audhitama Sihombing)