Setelah perkantoran dan keluarga, kini muncul klaster baru Covid-19 di Pilkada 2020.
Klaster pilkada pun turut menjadi perhatian Presiden Jokowi.
Imbauan Jokowi bahkan disampaikan dua hari berturut-turut, Senin 7 September dan Selasa 8 September 2020.
Jokowi mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam tahapan Pilkada 2020.
Menurut Jokowi, tak ada tawar-menawar protokol kesehatan demi mencegah klaster pilkada.
Adapun Kemendagri menyayangkan banyaknya kepala daerah sebagai calon petahana melanggar protokol saat pendaftaran Pilkada 2020.
Bahkan, Bawaslu mewacanakan pemidanaan para pelanggar.
Hingga Selasa 8 September 2020, ada 53 kepala daerah ditegur Kemendagri terkait protokol kesehatan Covid-19.
Sementara, 37 bakal calon peserta Pilkada 2020 dari 21 provinsi positif Covid-19 per 7 September 2020.