Sukses

Pengguna Android Drop, Makin Banyak yang Migrasi ke iPhone di 2022

Liputan6.com, Jakarta - Hari demi hari, makin banyak pengguna Android dipercaya telah berganti perangkat ke iOS. Pasalnya, Apple terus terusan merayu para pengguna ponsel untuk beralih ke iPhone.

Mengutip Gizchina, Selasa (2/8/2022), pada meeting laporan pendapatan kuartal ketiga 2022, Apple mencatatkan rekor pendapatannya, yakni USD 83 miliar, naik 2 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Sebelumnya CEO Apple Tim Cook mengklaim, iPhone telah menyambut sejumlah besar pengguna Android dalam beberapa bulan terakhir.

"Ayo datang ke iPhone, kami membuat rekor untuk kuartal Juni, baik untuk pendapatan dan jumlah konverter (perpindahan) ke iPhone," kata Tim Cook, dikutip dari Gizchina.

Bos Apple ini mengkonfirmasi data laporan StockApp pada awal 2022. Data ini bisa dipakai untuk melihat Android kehilangan lebih banyak pengguna.

Sekadar informasi, popularitas sistem operasi milik Google tersebut memang disebut-sebut anjlok dalam beberapa bulan terakhir. Dalam 4 tahun terakhir, pangsa pasar Android turun dari 77,32 persen ke 69,74 persen.

Sementara penjualan smartphone turun signifikan pada tahun ini, Samsung dan Apple masih jadi brand yang mendominasi podium penjualan.

Khusus Apple, perusahaan bertumbuh sekitar 3 persen pada kuartal pertama 2022. Di mana, market share atau pangsa pasar Apple naik dari 15 persen menjadi 18 persen.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informsasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Pengguna iPhone Lebih Loyal ke Brand

Oleh karenanya bisa disimpullkan, ada banyak pengguna Android tampaknya meninggalkan sistem operasi Android dan beralih ke Apple.

Laporan sama juga mengungkap, tahun lalu pengguna iPhone lebih loyal dibandingkan pengguna Android, di mana para pengguna iPhone ini tidak mau beralih ke Android.

Tren yang sama juga dilihat secara internal oleh Apple. "Basis iPhone mencapai titik tertingginya sepanjang masa di semua wilayah, berkat tingkat kinerja penjualan ini ditambah dengan loyalitas pelanggan yang tak tertandingi," kata Apple.

Berdasarkan survei konsumen AS terbaru yang dilakukan oleh 451 Research menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan iPhone adalah 98 persen.

Chief Financial Officer Apple Luca Maestri mengungkap, pada Juni ini, pertumbuhan year-on-year Apple mencapai dua digit.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Mau Pasang Iklan di Tab Today App Store

Terlepas dari itu, Apple berencana menambah iklan di ke tab Today di App Strore dan pada halaman aplikasi-aplikasi. Informasi ini dilaporkan oleh MacRumors, 9to5Mac, dan Apple Insider.

Kedua penempatan iklan tersebut akan diperluas pada iklan yang sudah bisa dilihat di tab penelusuran App Store dan di hasil penelusuran.

Iklan di tab Today akan muncul dalam format yang lebih besar, yang akan digunakan oleh konten lain di tab tersebut. Pengguna juga akan melihat kotak biru kecil dengan kata 'iklan' di dalamnya di bawah nama aplikasi.

Mengutip The Verge, Senin (1/8/2022), iklan di halaman aplikasi individual akan muncul di bawah tajuk "You Might Also Like" yang menyarankan aplikasi terkait dengan yang dilihat.

Seperti pada halaman pencarian App Store, iklan di halaman aplikasi akan disorot dengan warna biru untuk membedakannya dari rekomendasi lain.

9to5Mac menyebut, pembeli iklan tidak akan menargetkan aplikasi tertentu untuk iklan ini, namun, iklan akan relevan dengan aplikasi tempat mereka ditampilkan.

 

4 dari 4 halaman

Tetap Utamakan Privasi Pengguna

"Iklan pada pencarian Apple memberi peluang bagi pengembang berbagai skala untuk mengembangkan bisnis mereka," kata Apple dalam sebuah pernyataan kepada MacRumors, 9to5Mac, dan Apple Insider.

Lebih lanjut Apple menyebut, "Seperti penawaran iklan kami yang lain, penempatan iklan baru ini dibangun di atas dasar yang sama, di mana penempatan tersebut hanya akan berisi konten dari halaman produk App Store yang disetujui aplikasi dan akan mematuhi standar privasi ketat yang sama."

Apple berencana untuk segera mulai menguji penempatan iklan baru tersebut.

Sekadar informasi, Apple pertama kali menampilkan iklan di hasil pencarian App Store pada 2016. Apple juga mulai meminta izin ke pengguna untuk mengaktifkan 'iklan yang dipersonalisasi' pada September.

Dengan adanya penempatan iklan baru di App Store ini, Apple tampaknya tengah menjajaki cara baru menghasilkan uang dari App Store dan bahwa iklan bisa menjadi pilar yang lebih penting bagi perusahaan karena terus mengembangkan bisnis layanannya. 

(Tin/Ysl)