Sukses

Top 3 Tekno: Penjualan Perdana Oppo A95 hingga Mengenal Teknologi E-Meterai

Liputan6.com, Jakarta - Berita tentang penjualan perdana Oppo A95 di Indonesia pada 26 November 2021, menjadi sorotan pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Jumat (26/11/2021).

Lainnya, pembaca juga menyoroti berita soal perkataan sutradara film Armageddon tentang misi DART dari NASA, dan mengenal teknologi di balik e-meterai.

Lebih lengkapnya simak berita berikut ini.

1. Penjualan Perdana Oppo A95, Pembeli Bisa Tukar Tambah

Oppo A95 (Foto: Oppo Indonesia)

Oppo Indonesia melakukan penjualan perdana Oppo A95 pada Jumat, 26 November 2021, setelah masa pemesanan berakhir.

Dalam penjualan perdana ini, Oppo menawarkan sejumlah keuntungan bagi konsumen. Salah satunya adalah program tukar tambah.

"Pada penjualan perdana Oppo A95, kami menawarkan berbagai keuntungan tambahan dan kemudahan konsumen mendapatkan perangkat ini seperti program tukar tambah dengan cashback hingga Rp 400.000," tutur PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto dalam keterangan resmi, Jumat (26/11/2021).

Baca Selengkapnya di Sini

 

2 dari 3 halaman

2. Misi Tabrak Asteroid NASA Disebut Mirip Film Armageddon, Ini Kata Sutradara Michael Bay

Film Armageddon. (Buena Vista Pictures)

Uji coba NASA meluncurkan pesawat luar angkasa demi melindungi Bumi dari asteroid membuat banyak orang kembali teringat film 'Armageddon' karya Michael Bay.

Mengingat banyak orang yang menghubungkan misi NASA ini dengan film keluaran tahun 1998 itu, Michael Bay pun ikut berkomentar.

"Rencana kami tidak jauh," kata Bay soal misi yang dilakukan NASA dengan menggandeng SpaceX milik Elon Musk tersebut kepada The Wrap.

Baca Selengkapnya di Sini

 

3 dari 3 halaman

3. Mengenal Teknologi di Balik E-Meterai yang Akan Beredar di Indonesia

E-Meterai. Dok: e-meterai.co.id

PT. Digital Prima Sejahtera (Digiprimatera) melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT. Peruri Digital Security (PDS) untuk pendistribusian meterai elektronik (e-meterai).

Direktur Utama Digiprimatera, Adios Purnama, mengatakan pandemi Covid-19 mendorong percepatan penggunaan teknologi digital, khususnya pada pendistribusian dokumen elektronik sehingga banyak transaksi yang juga beralih pada platform digital.

Baca Selengkapnya di Sini

(Ysl/Isk)