Sukses

Top 3 Tekno: Siklus Hidup Nintendo Switch Paling Populer

Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang siklus hidup Nintendo Switch menjadi artikel terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com edisi Senin (4/1/2021).

Selain itu, dua artikel lainnya yang menyedot perhatian pembaca adalah artikel yang menyajikan hands-on Galaxy A12 dan prediksi Steve Jobs soal kejatuhan Adobe Flash Player.

Selengkapnya, simak Top 3 Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Siklus Hidup Nintendo Switch Tersisa Empat Tahun

Sejak dilepas ke pasaran empat tahun lalu, Nintendo Switch banyak diminati hingga saat ini. Namun, sepertinya konsol ini akan sulit melampaui titel konsol terlaris yang dipegang oleh Nintendo DS.

Nintendo DS menjadi konsol terlaris pertama dengan penjualan 154 juta unit, diikuti Game Boy dengan 118 juta unit serta Nintendo Wii 101 juta unit.

Meski diprediksi sulit menyaingi Nintendo DS, kemungkinan besar Nintendo Switch mampu mengungguli Game Boy dan Nintendo Wii.

Dikutip dari comicbook, Senin (4/1/2021), hingga November telah terjual 68 juta unit Nintendo Switch dan Nintendo Switch Lite.

Untuk menjadi konsol Nintendo terlaris menyalip Nintendo DS diperkirakan perlu waktu 3 hingga 5 tahun. Artinya, dengan asumsi tren penjualan saat ini, Nintendo Switch hanya dapat menjadi konsol terlaris kedua setelah masa pakainya berakhir kelak.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 3 halaman

2. Hands-on Galaxy A12, Smartphone Rp 2 Jutaan dengan RAM dan Memori Besar

Samsung belum lama ini merilis smartphone murah terbarunya, Galaxy A12. Ponsel tersebut dibanderol mulai Rp 2,4 jutaan dan menawarkan RAM dan memori internal yang lega.

Perangkat Galaxy A12 hadir dalam dua opsi kapasitas, yakni RAM 4GB dan memori internal 128GB atau RAM 6GBB dengan memori internal 128GB.

Selain mengunggulkan kapasitas RAM dan memori internalnya yang besar, Galaxy A12 juga hadir dengan empat kamera utama.

Berikut adalah hands-on singkat Tekno Liputan6.com dengan Galaxy A12:

Selengkapnya baca di sini

3 dari 3 halaman

3.Prediksi Steve Jobs Soal Kejatuhan Adobe Flash Player

Adobe telah resmi mematikan software Adobe Flash Player pada 31 Desember 2020. Padahal, software ini sempat terkenal di kalangan pengguna internet karena kemampuannya menghadirkan animasi dan web interaktif.

Namun ternyata langkah Adobe ini sebenarnya sudah diprediksi Steve Jobs sekitar 10 tahun lalu. Pada 2010, Steve Jobs memang mengatakan secara gamblang Adobe Flash Player sebagai software yang boros CPU.

Dikutip dari Phone Arena, Senin (4/1/2021), hal itu dikatakan Steve Jobs saat menjawab pertanyaan kenapa Adobe Flash Player absen di iPad maupun iPhone.

Selain itu, dia juga mengatakan software ini memiliki banyak bug dan lubang keamanan. Steve mengatakan saat jajal di iPad, software ini menyedot baterai begitu banyak.

Selengkapnya baca di sini