Sukses

Beli Koin di Aplikasi Habis Rp 44 Juta, Wanita Ini Gugat Apple

Liputan6.com, Jakarta - Seperti yang kita ketahui, Apple tidak mengizinkan aplikasi perjudian di App Store. Namun, beberapa aplikasi yang menampilkan mekanisme seperti perjudian diizinkan. Itulah masalah yang saat ini cukup menarik perhatian.

Setidaknya masalah tersebut menimpa seorang wanita bernama Karen Workman, yang telah mengajukan tuntutan hukum terhadap Apple.

Workman mengungkapkan pada tahun 2017, dia mengunduh aplikasi bernama Jackpot Mania dan mulai melakukan pembelian dalam aplikasi untuk membeli koin (mata uang dalam gim). Demikian sebagaimana dilansir Ubergizmo, Sabtu (24/10/2020). 

Koin itu memungkinkan dirinya untuk terus bermain dan juga memberinya kesempatan untuk memenangkan koin gratis, sehingga dia bisa menikmati permainan untuk jangka waktu yang lebih lama.

Sayangnya, pembelian koin tersebut berujung pada pengeluarannya yang lebih dari US$ 3.000 atau sekitar Rp 44 juta selama setengah tahun.

 

2 dari 3 halaman

Tuduh Apple Ambil Keuntungan dari Aplikasi Perjudian

Dia telah mengajukan gugatan terhadap Apple, menuduh bahwa perusahaan "mempromosikan, mengaktifkan, dan mendapatkan keuntungan" dari aplikasi perjudian ilegal di App Store.

"Apple bukanlah partisipan kecil atau insidental dalam gim perjudian ilegal ini. Ia adalah promotor utama dan fasilitator dari aktivitas ilegal tersebut. Apple mempertahankan kontrol diktator atas aplikasi apa yang dapat diunduh dari App Store, dan metode pembayaran untuk membeli item dalam aplikasi," demikian isi keluhan tersebut.

Gugatan itu meminta pengembalian dana dari semua uang yang dibayarkan melalui permainan perjudian ilegal yang dijelaskan di atas, biaya pengacara, bersama dengan keputusan juri untuk penggugat.

3 dari 3 halaman

Apple Ternyata Pakai Modem 5G Qualcomm untuk iPhone 12

Sebelumnya diwartakan Apple dan Qualcomm belum lama sepakat berdamai setelah sebelumnya saling berseteru. Kabar yang beredar menyebut damainya dua perusahaan ternama ini demi kelangsungan bisnis, terutama menyoal teknologi 5G.

Benar saja, sekitar seminggu lalu Apple merilis iPhone pertama mereka yang didukung 5G yakni seri iPhone 12.

Menariknya, menurut sebuah video teardown yang beredar diunggah di forum online Weibo, iPhone 12 terkonfirmasi memakai modem 5G milik Qualcomm, yakni Snapdragon X55. Demikian seperti dikutip dari Ubergizmo, Sabtu (24/10/2020).

Lebih menarik lagi, Snapdragon X55 sebenarnya bukanlah modem 5G terbaru dari Qualcomm. Perusahaan yang bermarkas di San Diego AS ini tahun lalu merilis modem 5G terbarunya yakni Snapdragon X60.

Modem 5G ini diklaim lebih hemat tenaga ketimbang X55. Pasalnya modem tersebut dikembangkan dengan proses fabrikasi 5nm. Sementara modem X55 dikembangkan dengan proses fabrikasi 7nm.

(Isk/Ysl)